Kurang Profesionalnya Kinerja Kelurahan Gading, Konflik Warga Jl Setro 5 Tak Terselesaikan

0
421

Surabaya, (gerakjatim.com) –Sejumlah warga terjadi konflik di Jl. Setro Gg 5 Kelurahan Gading Kecamatan Tambaksari antara warga RT. 07 RW. 04 dengan warga RT. 07 RW. 05 perihal terjadinya banjir yang di sebabkan oleh makin menyempitnya Sungai terutama sebelah selatan sehingga tidak mampu menampung debit air bila terjadi hujan.

 

Hal ini di sebabkan oleh diatas sungai tersebut telah di pakai oleh warga RT.07 RW.04 untuk kepentingan pribadi dan di tambah lagi dengan membangun rumah persis di bibir Sungai.

 

Menurut sumber dari warga asli ( sesepuh kampung ) bahwasannya sebenarnya sebelah timur sungai ada tanah selebar kurang lebih 2 meter dari bibir sungai di peruntukkan untuk jalan, akan tetapi mereka membangun persis nol bibir sungai, sedangkan untuk sebelah barat merelakan 2 meter dari bibir sungai tanah mereka di buat jalan.

 

Dari kejadian tersebut maka warga RT. 07 RW. 05 akan menuntut agar warga sebelah timur sungai mundur sekitar 2 meter dari bibir sungai untuk di buat jalan, apabila hal tersebut tidak di laksanakan maka mereka akan menuntut hak tanah mereka sepanjang 2 meter di depan rumah mereka masing masing dan akan membangun pagar tembok sebagai batas wilayah tempat tinggal mereka dengan maksud dan tujuan agar kejadian tersebut tidak akan terulang di kemudian hari.

 

Pada tgl 4 Januari 2023 kedua belah pihak di pertemukan dalam mediasi oleh pengurus RT/RW kedua belah pihak untuk mencapai mufakat akan tetapi tidak menemukan titik temu sehingga harus di selesaikan di kelurahan Gading dengan membawa surat tanah dari masing masing warga kedua belah pihak yg berselisih.

 

Pada tgl 14 Januari 2023 di lakukan mediasi di kantor kelurahan Gading, akan tetapi jg tidak bisa mencapai mufakat, maka dari itu warga RT. 07 RW. 05 akan tetap melanjutkan masalah ini ke pihak Kecamatan Tambaksari dengan mengirim surat tembusan. (Mario)