Bioskop Di Surabaya Sudah Dibuka, Ini Syarat Bagi Penontonnya

0
87

Surabaya,(GerakJatim.com) – Bioskop di Surabaya kembali buka hari ini. Namun, sebelum menonton film, seluruh pengunjung diwajibkan untuk menjaga protokol kesehatan (prokes) yang telah ditetapkan.

Misalnya saja di Cinema XXI Tunjungan Plaza 5. Sebelum memasuki gedung bioskop, pengunjung diimbau antre dengan menjaga jarak.

Saat hendak masuk, petugas langsung mengecek suhu tubuh pengunjung dengan menggunakan thermo gun. Jika suhu badan pengunjung di atas 37,3 derajat celsius, pengunjung tidak diperkenankan untuk masuk bioskop.

Kemudian, pengunjung juga diwajibkan menggunakan masker. Lalu sebelum masuk, pengunjung harus mengenakan hand sanitizer agar terhindar dari virus.

Setelah itu, pengunjung juga diimbau untuk melakukan transaksi non tunai. Namun di lokasi, tetap disediakan pembelian secara langsung.

Tak hanya itu, pengunjung juga diwajibkan untuk men-scan barcode untuk mengisi formulir berisi identitas. Hal ini diperlukan dalam rangka tracing.

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur, Sutandi Purnomosidi mengatakan, pengunjung juga dilarang makan dan minum di dalam bioskop. Hal ini agar pengunjung tidak membuka maskernya.

“Kami mematuhi, itu tidak boleh makan dan minum. Kalau mau makan bisa dilakukan di luar agar tidak membuka masker. Karena ini di ruangan tertutup menghindari penyebaran droplet,” kata Sutandi di Tunjungan Plaza 5 Surabaya, Jumat (2/4/2021).

Di kesempatan yang sama, Sutandi mengatakan bioskop juga menerapkan kapasitas 50 persen. Selain itu, ada jarak antara pengunjung satu sama lain juga.

Sedangkan untuk jam operasionalnya, Sutandi menyebut bioskop buka seperti jam buka mal. Namun, hanya ada 3 kali pertunjukan di hari biasa, dan 4 kali di hari libur.

“Di sini juga mengupayakan touchless. Seperti contohnya dulu karcis disobek, kali ini sobek sendiri dan taruh ke tempat sampah. Di dalam kita mengikuti protokol, biasanya diantar petugas ke kursi, tapi sekarang jalan mencari duduk sendiri,” papar Sutandi.

Sutandi berharap dengan dibukanya kembali bioskop, bisa meningkatkan perekonomian di Jatim. “Kami mengapresiasi tim satgas dalam melakukan assessment. Hanya dua hari setelah Perwali ditandatangani, bioskop bisa buka. Semoga dibukanya bioskop bisa kembali menggerakkan perkembangan di Surabaya,” harapnya.