Musisi dan Seniman BANGKALAN gelar Audensi Tuntut Soal Izin Pagelaran Musik

0
509

Bangkalan, (Gerakjatim.com)- Persatuan seniman Bangkalan (PERSABA), selasa, 29 juli 2020 menggelar audensi dengan aksi tuntutan mendatangi kantor Bupati Bangkalan.

 

Mereka menuntut terkait izin pementasan panggung musik yang sebelumnya dilarang, agar bisa di berikan kelonggaran.

 

Korwil Persaba kec. Labang (Syahrul) mengungkapkan bahwa dia dan juga rekan seniman Bangkalan, sudah Nganggur selama 5 bulan tanpa pekerjaan sama sekali. Sampai-sampai beliau sudah banyak menjual perabotan di rumahnya hanya untuk menyambung hidup selama izin pentas di saat pandemi belum di perbolehkan.

Alfarizi selaku ketua umum PERSABA juga merasa sangat prihatin dengan kondisi yang di alami oleh para rekan-rekannya. Dan memohon dengan hormat kepada bapak Bupati Bangkalan agar segera memberikan izin untuk diperbolehkan manggung kembali.

Maya yang terkenal dengan julukan Nyi Ratu Akik (korwil Persaba kec. Bangkalan) juga sepakat dengan apa yang di sampaikan oleh syahrul. beliau juga Menerangkan bahwa audiensi ini bukan hanya kali pertama, namun Sebelumnya sudah pernah menyampaikan keluhannya ke DPRD komisi D Kabupaten Bangkalan, Namun belum mendapat titik temu.

Dengan keluhan yang disampaikan oleh teman- teman PERSABA, Bupati Bangkalan RKH Abd. Latif Amin Imron langsung memberikan tanggapan juga jalan yang setidaknya membuat para audiesi bisa bernafas sedikit lega, “setelah tanggal 11 agustus 2020, warga Bangkalan khususnya Diperkenankan untuk mengadakan acara keramaian dengan syarat kawasan tersebut sudah tidak ada pasien yang terjangkit covid-19 dan menjadi zona hijau”.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengungkapkan bahwasannya “POLRI akan tetap terus berupaya untuk mencegah penyebaran covid, dengan cara selalu memantau keramaian yang terjadi di wilayahnya, dan kapolres juga bersyukur karena laju penyebaran covid di bangkalan masih masuk kategori lamban akan penyebarannya.

 

“Kami mengizinkan untuk daerah yang sudah menjadi zona hijau untuk mengadakan acara keramaian. Namun dengan syarat bahwa disaat acara berlangsung, setiap pengunjung atau undangan yang masuk harus bisa menerapkan protokol covid yang sangat ketat”. Pungkasnya

 

Kemudian untuk kawasan yang masih dalam zona orange, Polres Bangkalan belum bisa memberikan izin untuk keramaian tersebut”.

 

Beberapa penyanyi yang hadir saat audiensi juga berharap kepada Bupati Bangkalan agar lekas mencabut pembatasan keramaian yang terjadi di masa pandemi ini. Dirasa oleh mereka bahwa sudah banyak pemasukan yang tersendat, jika sebelum pandemi ini terjadi, setiap bulan mereka bisa meraup honor kurang lebih sekitar 15 juta rupiah, namun kini mereka hanya bisa menyambung hidup dengan cara berwirausaha dirumah.(Amir/Red)