Berbagi Kebaikan Bersama LSM SAYA INDONESIA

    0
    67

    Oleh Ketua Umum LSM SAYA INDONESIA Eka Septia Darmawan, SE

    Surabaya,(GerakJatim.com) – Berbicara tentang Ormas (Organisasi Masyarakat), tentunya sangat mudah kita sebut nama – namanya, apalagi ormas yang usianya relatif lama dan dihuni oleh para pembesar atau public figur.

    Ormas biasanya menjadi jujukan masyarakat dalam berorganisasi, baik dari kalangan elit maupun rakyat biasa. Tujuannya sudah pasti berbeda – beda, bagi kaum elit biasanya ormas yang sudah punya nama serta masa yang besar diharapkan dapat mewujudkan ambisi politiknya untuk tujuan politiknya meraih kekuasaan.

    Team Relawan Saya Indonesia Saat Pengiriman Bantuan Korban Bencana Alam.

    Sedangkan masyarakat biasa, pada umumnya hanya sekedar ikut – ikutan saja agar mendapatkan sebuah pengakuan semata karena label anggota ormas dianggapnya sebagai nilai lebih dalam status sosial masyarakat, bahkan ada yang berharap atau memanfaatkan ormas sebagi ladang mencari uang.

    Terjun di dunia keormasan di Negeri ini, melihat di sekeliling dengan kondisi seperti itu, tentunya sangat memprihatinkan. Seharusnya Organisasi adalah merupakan wadah bagi masyarakat untuk dapat belajar serta berkarya, serta turut mencerdaskan kehidupan berbangsa dan bernegara. Bukan hanya menjadi wadah mengumpulkan gerombolan – gerombolan untuk tujuan serta maksud tertentu, apalagi untuk menakut – nakuti.

    Saya Indonesia Selalu Tanggap Setiap Bencana Alam Di Indonesia

    Peran Pemerintah dalam membina Ormas pun kurang, bentuk pendampingan serta pengawasan masih jauh dari harapan. Seharusnya Pemerintah dalam hal ini instansi terkait kemasyarakatan, selalu melibatkan ormas yang dirasa aktif dalam kegiatan kemasyarakatan secara selektif guna menunjang program-program Pemerintah. Selain lebih mengena, juga dapat meminimalisir bentuk-bentuk penyelewengan dikarenakan sinergitas masyarakat dan ormas sudah barang tentu ikut mengawasi.

    Sudah ada sekitar 400.000 lebih Ormas di Indonesia baik yang terdaftar di Kemendagri maupun Kemenkumham. Tidak banyak Ormas yang aktif dalam kegiatan kemasyarakatan, tidak banyak Ormas yang terlibat dalam kegiatan sosial membantu masyarakat susah maupun yang tertimpa musibah bencana.

    Team Relawan Saya Indonesia Saat di Posko Lokasi Bencana Alam.

    Dari beberapa pengalaman, dalam setiap musibah bencana alam, hanya segelintir ormas yang terjun. Seperti halnya ACT, FPI, LSM SAYA INDONESIA. Namun kebanyakan Ormas akan muncul baik postingan foto dan video di medsos, spanduk, baliho, umbul-umbul dan bendera, ketika merayakan hari jadinya, MUNAS, RAKER, serta pertemuaan-pertemuan formalitas lainnya. Tanpa ada perwujudan yang nyata dan berdampak langsung terhadap masyarakat.

    Tentunya hal-hal tersebut menjadi perhatian saya (Ketua Umum). Sehingga dalam organisasi kami, LSM SAYA INDONESIA lebih memilih untuk benar-benar mengajak siapa saja, dari kalangan manapun yang ingin berbagi kebaikan untuk bergabung. Diharapkan dengan adanya LSM SAYA INDONESIA, dapat menjadi wadah untuk belajar berorganisasi yang baik, berkumpul dengan semangat kekeluargaan, serta memberikan kebaikan bagi semua.

     

    Info detail LSM Saya Indonesia Klik www.sayaindonesia.org