Relawan Panti Al-muttahidin Bersama Komunitas Tanam Seribu Pohon Di Kawasan Jolotundo

    0
    134

    Mojokerto,(GerakJatim.com) – Penanaman pohon di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus, jolotundo menjadi awal upaya relawan panti Al muttahiddin untuk merehabilitasi lahan hutan yang gundul. Sabtu, (17/01/21).

    Kegiatan penanaman ini juga merupakan Trobosan awal yayasan Al muttahidin, yang mengangkat tema “Hutan untuk Kesejahteraan Rakyat dan Lingkungan Sehat”.

    Cak munir juga di panggil Abah munir menyampaikan bahwa menurutnya menanam pohon sama dengan sedang menanam doa, menanam harapan, dan menanam kerja kita semuanya untuk keberlanjutan hidup generasi yang akan datang.

    “Tapak demi tapak kita tanami, sehingga tapak demi tapak pula ia akan menghijau, sampai akhirnya satu landscape besar akan menghijau dengan tanaman buah yg bisa di manfaatkan nantinya untuk kesejahteraan anak yatim,” ujar munir.

    Komunitas IKL ikut serta dalam penanaman pohon dikawasan hutan Jolotundo

    Dikatakannya juga jika menanam pohon adalah upaya manusia merawat alam dan kehidupan, maka jika kita asal dalam menebang pohon akhirnya bencana, seperti banjir yang datang dan akan menyusahkan kita, menyusahkan rakyat.

    “Sesuai pesan dari sesepuh ringgin ummah bahwa penanaman tidak hanya berhenti dengan menanam pohon, tetapi harus dipastikan hasil tanaman itu tumbuh menjadi hutan,” ujarnya.

    Dominasi pohon jenis buah-buahan ini merupakan implementasi dari langkah koreksi dalam kegiatan RHL, yaitu berupa keharusan melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung mulai dari proses perencanaan tanaman hingga pemanenan hasilnya.

    Oleh karena itu pemilihan jenis pohon buah-buahan untuk RHL yang merupakan aspirasi masyarakat, harus diakomodir. Dengan ditanamnya jenis pohon buah diharapkan masyarakat akan semakin giat untuk melakukan perawatan tanaman sampai kelak membentuk hutan dan dapat diambil produksi buahnya untuk menunjang kesejahteraan anak panti dan masyarakat sekitar.

    Hal ini akan mendorong terciptanya kondisi seperti yang diungkapkan sebagai “Ada pohon ada air, ada air ada kehidupan, ada kehidupan ada kesejahteraan.” tutup Munir.

    Kunci keberhasilan program penanaman dan pemeliharaan pohon juga ditentukan oleh 6T, yaitu: Tepat perencanaan, Tepat pemilihan jenis, Tepat pembibitan, Tepat waktu penanaman, Tepat pemeliharaan dan Tepat pemanenan.

    Penanaman di hutan jolotundo di ikuti oleh keluarga ummah, IKLnusantara dan gerbang kertsusila, syd, juga masyarakat sekitar jolotundo.

     

    Jurnalis Rayhan