Kondisi Terkini Mahasiswa Unesa yang Sempat Dikarantina di Natuna

0
14
Mahasiswa Unesa eks Natuna (Foto: Istimewa)

Surabaya,(GerakJatim.com) – Beredar surat PMI yang menyatakan 65 WNI suspect corona. Mahasiswa Unesa yang pulang dari China justru merasa tubuhnya sehat dan tak ada keluhan berarti. Bahkan, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) telah melakukan pengecekan saat para mahasiswa pulang.

Salah satu mahasiswa Unesa, NN mengatakan dirinya diimbau pihak dinkes setempat untuk menghubungi saat ada keluhan. Namun hingga saat ini belum ada keluhan di tubuhnya.

“Saya sih tidak ada ya, karena dari awal saya pulang sampai sekarang juga tidak ada keluhan apapun terkait masalah kesehatan saya. Bahkan untuk batuk pilek pun juga saya tidak ada,” kata NN kepada detikcom saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2020).

Pihak kampus pun juga melakukan komunikasi secara rutin dengan mahasiswa, menanyakan kabar hingga kesehatan.

NN pun mengaku tidak trauma meski baru-baru ini Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok positif corona. “Hanya saja saya lebih mengutamakan waspada, lebih ke menjaga pola hidup saja, jaga kesehatan,” ujarnya.

Dia berharap pemerintah bisa dan lebih siap untuk mengatasi kasus corona ini. “Selebihnya untuk sisi pengecekan kesehatan bagi WNI eks Natuna sudah baik,” ucapnya.

Hal yang sama juga dikatakan DA, salah satu mahasiswa Unesa eks Natuna. Ia mengatakan, setelah pulang dari observasi di Natuna selama 2 minggu masih dipantau dan dikoordinasi baik oleh kampus.

DA mengucap syukur dan memastikan jika dirinya dan teman-temannya dari Wuhan tidak ada keluhan setelah diobservasi dari Natuna.

Karena mungkin banyak berita yang beredar kalau kami di sana tidak dites darah, swab tenggorokan dan lain-lain. Tapi pemeriksaan dan proses observasi di sana sudah sesuai dengan SOP dari WHO, bukan main-main. Jadi Alhamdulillah aman,” kata DA.

Seperti NN, DA juga sama sekali tidak merasa trauma dengan virus corona. “Hanya lebih mengingatkan diri sendiri dan orang-orang sekitar untuk lebih bisa menjaga kebersihan dan jangan terlalu panik,” pungkasnya.(fat/fat)

Sumber: news.detik.com