12 Tersangka Di Pamerkan Polres Bangkalan Hasil OPS Sikat Semeru 2020

0
116

Bangkalan, (GerakJatim.com) – Kepolisian Resort Bangkalan merilis hasil Ops Sikat Semeru 2020 yang berlangsung tanggal 06 – 17 Juli 2020 dan berhasil mengamankan 12 orang tersangka dengan 11 kasus yaitu 3C (Curat, Curas dan Curanmor) serta kepemilikan senjata tajam (Sajam) dalam masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, (22/07/2020).

 

Diantara 11 Kasus dan 12 orang tersangka yang paling menonjol yaitu dengan kasus pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dibawah umur yang menjadi momok di Kabupaten Bangkalan terdapat 3 kasus yang berbeda-beda.

 

Kasus pencabulan dan persetubuhan yang pertama dialami oleh korban inisial FS (15), warga Desa Pandabah, Kec. Soca, Kab. Bangkalan, yang dilakukan oleh tersangka inisial MI (21), warga Desa Sanggra Agung, Kec. Soca, Kab. Bangkalan, di sekitar Kel. Demangan, Kec/Kab. Bangkalan pada 21 Januari 2020.

 

“Tersangka sempat buron selama enam bulan, dan berhasil ditangkap Anggota Satreskrim di daerah Sampang,” kata Kapolres Bangkalan AKBP. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H.

 

Korban pencabulan dan persetubuhan yang kedua dialami korban inisial MJ (16), warga Desa Tengket, Kec. Arosbaya, Kab. Bangkalan, yang dilakukan oleh tersangka inisial H (49), warga Dusun Tambak, Desa Arosbaya, Kec. Arosbaya, Kab. Bangkalan, di daerah Arosbaya, Kab. Bangkalan, pada 30 Juni 2020.

 

“Tersangka H melakukan aksi pencabulan dan persetubuhan pada korban MJ dengan cara mengancam,” tutur orang nomor satu di Mapolres Bangkalan.

 

Selanjutnya korban pencabulan dan persetubuhan yang terakhir dialami korban inisial F (17), warga Serabi Barat, Kec. Modung, Kab. Bangkalan, yang dilakukan oleh tersangka inisial S (14), warga Desa Pangpajung, Kec. Modung, Kab. Bangkalan.

 

“Kejadian itu sekitar bulan April 2020 lalu, dan tersangka merupakan pacar korban. Pada saat melakukan nafsu birahi bejatnya, dengan alasan menjanjikan akan menikahinya,” jelas Kapolres.

 

Dari penangkapan tersangka. Polisi dapati sejumlah barang bukti antara lainnya yaitu Baju Lengan Panjang, BH, Kaos pendek warna Putih dan kaos pendek warna Orange, serta Rok sekolah warna abu-abu.

 

Dikatakan Kapolres Bangkalan AKBP. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., bahwa pihaknya berkomitmen kuat untuk menuntaskan segala bentuk kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur yang ada di Kab. Bangkalan.

 

“Saya akan menuntaskan kasus kekerasan seksual terhadap anak dibawah umur, yang melaporkan ke Polres Bangkalan,” pungkas Alumnus Akpol tahun 2001 tersebut.(Zi/Ros).