Acungkan Celurit Saat Ditangkap, Pencuri Sapi Ini Didor Polisi

0
114
Samad Andreanto (duduk)/Foto: M Rofiq

Probolinggo (GerakJatim.com) – Seorang pencuri sapi di Kota Probolinggo ditangkap dengan ditembak pada bagian kaki. Ia ditembak karena mengacungkan celurit saat hendak ditangkap.

Pelaku yakni Samad Andreanto (40), Warga Pohsangit Tengah, Kecamatan Wonomerto. Ia tertangkap setelah menjadi buruan polisi dalam waktu yang cukup lama.

Samad ditangkap dengan dihadiahi timah panas pada kaki. Tindakan tegas diambil petugas setelah pelaku berupaya melawan saat akan ditangkap. Selanjutnya ia digelandang ke Mapolsek Kademangan, Kota Probolinggo.

Kapolsek Kademangan, Kompol Toyib Subur mengatakan, pelaku merupakan bagian dari komplotan pencuri sapi bersama tiga orang lainnya. Aksi itu terjadi di Jalan Tidar Gang Masjid, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo pada (30/1/2018).

Dalam aksinya, keempat tersangka sempat terekam CCTV. Dua pelaku sudah ditangkap lebih dulu dan telah divonis. Sementara satu orang lagi sampai saat ini masih buron.

“Penangkapan pelaku diawali adanya informasi, jika Samad sedang ada di arena karapan sapi. Dari itu petugas langsung bergerak. Namun saat akan ditangkap malah mengacungkan celurit, oleh karenanya diambil tindakan terukur,” terang Toyib, Senin (27/1/2020).

Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan. Dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Kepada wartawan, Samad mengaku terpaksa melakukan pencurian sapi karena faktor ekonomi. Dari aksinya tersebut, Samad mengaku mendapatkan bagian uang Rp 1 juta.

Disinggung terkait aksinya yang mengacungkan clurit saat akan ditangkap, Samad mengaku tidak tahu. Ia tidak tahu jika orang yang mendekatinya merupakan polisi.

“Karena gak tau saja saya, saya kira bukan polisi,” ujarnya.(sun/bdh)

 

Sumber : detik.com