Amankan Dua Tersangka, Unit Reskrim Polsek Asemrowo Berhasil Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika

0
330

Surabaya,(GerakJatim.com) — Dua orang tersangka hanya bisa menundukkan kepalanya dihadapan sejumlah awak media di waktu pengambilan gambarnya saat gelar press release dihalaman Mapolsek Asemrowo Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, pada Senin (20/07/2020) Siang.

“Keduanya kami tangkap pada waktu yang berbeda, di dalam dua perkara dan kasus yang sama yaitu kasus penyalahgunaan Narkotika sejenis sabu-sabu,” ungkap Kapolsek Asemrowo AKP. Hari Kurniawan, S.H.

Diketahui dari kedua tersangka masing-masing berinisial MS (43), warga Dusun Mambulu Timur, Desa Beringin, Kec. Tambelangan, Kab. Sampang, Madura. Dan BFLD (27), warga Jl. Kedurus Gg.IV Surabaya. Mereka diringkus Anggota Opsnal unit Reskrim Polsek Asemrowo atas laporan dari masyarakat terkait penyalahgunaan Narkotika sejenis sabu-sabu.

Kapolsek Asemrowo AKP. Hari Kurniawan, S.H., didampingi Kanit Reskrim Polsek Asemrowo Iptu Rizkika Atmadha P, S.I.K., menjelaskan, tersangka yang pertama ditangkap yakni inisial BFLD, dia ditangkap di bunderan tower listrik perumahan Gunung Sari Indah, Surabaya pada Senin 22 Juni 2020 sekira pukul 23.00 Wib.

“Dia merupakan kurir sabu-sabu yang di suruh Badrus (DPO) untuk mengantar kepada pembelinya yaitu bernama Feri (DPO), dari hasil penangkapannya kami dapati barang bukti berupa 1 (satu) plastik klip kecil yang berisikan sabu-sabu seberat 0,38 gram, 1 (satu) unit HP merk Vivo Y 12 dan sejumlah uang tunai sebesar 50.000,- (lima puluh ribu rupiah),” kata Orang nomor satu di Mapolsek Asemrowo.

Tersangka yang kedua yaitu MS, ia ditangkap dirumah kontrakannya yang ada di pasar Asemrowo pada hari Rabu 15 Juli 2020 sekira pukul 00.30 Wib.

“Penangkapannya berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa tersangka MS sering menggunakan Narkotika, kemudian dilakukan penangkapan dan hasil penangkapannya, kami dapati sejumlah barang bukti berupa 1 (satu) plastik klip kecil berisikan Narkotika sejenis sabu-sabu seberat 0,42 gram, 1 (satu) buah kaleng roti khong Guan, 1 (satu) unit Hp merk Oppo,” beber Kapolsek Asemrowo AKP. Hari Kurniawan, S.H.

Tambah Kapolsek, kasus yang lebih menonjol yakni pada tersangka BFLD, demi mendapatkan upah senilai Rp.50.000,- untuk mengantarkan barang haram tersebut, ia harus berurusan dengan hukum.

“Pastinya kami akan menjerat kedua tersangka dengan pasal yang berbeda, tersangka BFLD akan kami jerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan 112 ayat (1) No.35 tahun 2009 tentang narkotika, sedangkan tersangka MS kami jerat dengan pasal 112 ayat (1) No.35 tahun 2009 tentang narkotika,” tutup Kapolsek. (Dedi/Ros)