Bawa Ganja Tiga Kilogram, Sopir Taksi Diamankan BNNP Jatim

0
557
Jumpa Pers BNNP Jatim/Foto: Amir Baihaqi

Surabaya,(GerakJatim.com) – Dua kurir 3 kg ganja, ARN dan YY diamankan polisi. Mereka ditangkap BNNP Jatim saat akan bertransaksi di Jalan Kedinding Lor, Kenjeran, Surabaya.

“Saat kejadian tersangka ARN sedang menyerahkan paket yang berisi ganja kepada seorang berinisial YY dan saat itu juga dilakukan penangkapan oleh petugas BNNP Jawa Timur,” kata Kepala BNNP Jatim Brigjen Pol Bambang Priambada kepada wartawan, Senin (23/3/2020).

Usai ditangkap, lanjut Bambang, pihaknya kemudian melakukan penggeledahan. Petugas menemukan paket berbentuk kotak dililit lakban warna cokelat, yang berisikan tiga bungkus ganja. Dengan masing-masing berat 985 gram, 922 gram dan 1.004 gram.

“Keseluruhannya kurang lebih 3 kilogram ganja yang kami sita,” tutur Bambang.

Menurut Bambang, ARN mengaku mau mengantar paket ganja karena si penyuruh berjanji akan membayar utang ongkos taksinya. Selain itu, ia juga diiming-imingi imbalan uang.

“Tersangka mengakui dijanjikan sejumlah uang dan akan membayar utang upah taksi karena sebelumnya ia punya hutang ongkos taksi kepada tersangka sebesar Rp 200 ribu yang belum dibayar. Dengan alasan itu tersangka mau mengantar paket tersebut,” terangnya.

Berdasarkan pengakuannya, kedua tersangka membawa ganja karena disuruh seseorang yang biasa dipanggil Brengos alias Pak Breng. Yang bersangkutan berdomisili di Bali.

“Saat ini seseorang yang menyuruh kedua tersangka yakni Pak Breng sudah kita tetapkan statusnya sebagai DPO,” lanjut Bambang.

“Rencananya paket tersebut akan diranjaukan kembali di daerah Margomulyo, Surabaya yang belum diketahui siapa penerimanya,” imbuhnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Subs Pasal 111 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009. Yakni tentang tindak pidana peredaran gelap narkotika jenis ganja.(sun/bdh)

 

 

 

 

 

 

 

Sumber: news.detik.com/jawatimur