Dua Pelaku Jambret Tulungagung Ditangkap Polisi, Satu Ditangkap Dirumah Istri Mudanya

0
1442
Dua jambret yang ditangkap/Foto: Adhar Muttaqin

Tulungagung,(GerakJatim.com) – Dua jambret ditangkap polisi Tulungagung dengan dihadiahi timah panas pada kaki. Salah satunya dilumpuhkan di rumah istri muda.

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, pelaku yakni Endro (46) warga Dusun Manggar, Desa Kunir, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar. Serta ZB (37) warga Dusun Karang Tengah, Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung.

“Untuk pelaku Endro ini lokasi penjambretannya di depan Pasar Wage Jalan WR Supratman, Kelurahan Kenayan, Kecamatan Tulungagung. Sedangkan ZB di Jalan Raya I Gusti Ngurah Rai Gang 7, Kelurahan Bago Kecamatan Tulungagung,” kata Pandia, Kamis (12/3/2020).

Saat itu tersangka Endro membuntuti korban dari arah belakang, saat kondisi dinilai aman, ia langsung menarik tas korban hingga tali pengaitnya putus. Selanjutnya pelaku langsung melarikan diri.

Akibat kejadian itu, korban kehilangan sejumlah barang-barang berharga. Mulai dari uang hingga telepon genggam. Korban akhirnya melaporkan peristiwa penjambretan tersebut ke pihak kepolisian.

“Kami langsung menindaklanjuti laporan itu dan berhasil mengamankan pelaku Endro, beserta barang bukti HP, tas dan uang tunai Rp 102 ribu. Kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap pelaku,” ujarnya.

Dari hasil pendalaman, tersangka diketahui juga pernah melakukan aksi pencurian tabung gas LPG di wilayah Kecamatan Ngunut.

Sedangkan tersangka ZB melakukan aksi penjambretan mirip dengan tersangka sebelumnya. Ia juga membuntuti korban yang setengah berjalan di sebuah gang. Saat kondisi sepi, pelaku langsung memepet korban dan menarik dompet yang dibawa.

“Pelaku berhasil kami amankan di rumah istri mudanya di Bojonegoro. Dari tangan pelaku kami amankan barang bukti uang tunai Rp 550 ribu, HP Nokia, sepeda motor Honda BeAt serta satu buah celana jeans warna hitam,” lanjut Pandia.

Dua pelaku diamankan di Polres Tulungagung. Mereka dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.(sun/bdh)

 

 

 

 

Sumber: news.detik.com/jawatimur