Gegara Curi Burung, Warga Petemon di Permak Warga

0
1156

Surabaya, (GerakJatim.com) – Cuman gegara curi burung cucak ijo membuat warga Petemon, Surabaya. Wajahnya tak beraturan akibat dipermak sejumlah warga Wonorejo Indah Timur.

 

Diketahui pelaku bernama Soeprijono (42), warga Petemon Barat, No.181 Surabaya, ia ditangkap Anggota Opsnal unit Reskrim Polsek Rungkut lantaran mencuri seekor burung cucak ijo di Wonorejo Indah Timur ll-A/39-B Surabaya.

 

Adapun kronologisnya yakni dengan cara memanjat pagar, pelaku langsung mengambil burung yang berada di dalam sangkarnya.

 

Tanpa disadari aksinya diketahui sang pemilik, sehingga pelaku dapat ditangkap oleh sang pemilik dengan dibantu sejumlah warga sekitar.

 

Kanit Reskrim Polsek Rungkut Iptu Joko Soesanto, S.H., mengatakan, pelaku di amankan pada hari Selasa 7 Juli 2020 Malam, di Jl. Wonorejo Indah Timur ll-A/39-B, Kelurahan Wonorejo, Kecamatan Rungkut, Surabaya.

 

“Penangkapannya disaat anggota dapati laporan dari salah satu warga, menginformasikan bahwa ada seorang pencuri burung yang tertangkap oleh warga di Jl. Wonorejo Indah Timur,” ucapnya.

 

Guna memastikan adanya informasi tersebut, Anggota Opsnal unit Reskrim Polsek Rungkut langsung menuju ke lokasi untuk mengamankan pelaku dari amuk warga.

 

“Setelah sampai di lokasi, anggota langsung meredahkan emosi warga kepada pelaku, selanjutnya pelaku beserta barang buktinya di bawa ke Mapolsek Rungkut Polrestabes Surabaya, guna dilakukan proses lebih lanjut,” terang perwira dengan dua balok emas dipundaknya.

 

Tak hanya itu, dari penangkapan pelaku, Polisi dapati barang bukti berupa 1 (satu) buah sangkar burung warna biru merah.

 

Kanit Reskrim Polsek Rungkut Iptu Joko Soesanto, S.H., menambahkan, saat dilakukan interograsi, pelaku mengaku bahwa dia pernah melakukan hal yang sama, yakni mencuri burung Murai di Jl. Kyai Satari, Rungkut Menanggal, Surabaya.

 

“Burung Murai tersebut, di jual ke pasar burung Kupang dan laku Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah), hasil uang penjualannya di buat Foya-foya,” terangnya.

 

Kini pelaku harus mendekam di balik jeruji Polsek Rungkut Polrestabes Surabaya guna mempertanggungkan atas perbuatannya dan bakal terancam dengan pasal 363 KUHPidana. (Dedi/Ros)