Kapolda Jatim Hadiri Operasi Yustisi Gabungan di Suramadu

0
102

Surabaya, (GerakJatim.com) – Operasi Yustisi gabungan skala besar penegakan hukum oleh tim pemburu pelanggar protokol kesehatan Covid-19, yang di gelar Polres Pelabuhan Tanjung Perak di are sepanjang Jl. Suramadu, Surabaya pada Sabtu (19/09/2020) Malam.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., mengatakan, upaya Kapolda Jatim Irjen Pol Dr M Fadil Imran, dan Forkopimda Jawa Timur, menggelar Operasi Yustisi itu sebagai langkah maju dalam mendisiplinkan masyarakat agar sadar pencegahan penyebaran Covid-19.

Kegiatan Operasi Yustisi gabungan skala besar di sepanjang Jl. Suramadu itu tidak hanya gelar Razia masker melaikan juga merazia para pengendara motor yang tidak memakai Helm. Aparat yang terlibat terdiri dari TNI, Polri, dan Satpol-PP.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., juga mengajak masyarakat khususnya Surabaya, untuk tertib dan patuh protokol kesehatan dengan salah satunya dengan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Karena dengan 3 M ini masyarakat bisa terhindar dari Covid-19.

“Ayo warga Jawa Timur ramaikan Gerakan Jatim Bermasker, khususnya Surabaya untuk tetap menaati protokol kesehatan sesuai instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 dan Peraturan Gubernur 53 Jatim,” pungkasnya.

Operasi Yustisi dilakukan di sejumlah titik yang dianggap sebagai klaster baru, seperti di Cafe-cafe lesehan, warung Kopi ataupun tempat yang mengundang kerumunan di Surabaya khusunya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Dalam Operasi Yustisi gabungan skala besar yang di gelar Polres Pelabuhan Tanjung Perak itu dihadiri Kapolda Jatim bersama Pejabat Utama PJU Polda Jatim untuk melakukan pengecekan dan memantau berjalannya Operasi Yustisi tersebut.

Kapolda Jawa Timur melalui Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnua Andiko didampingi Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., menyebutkan, OPS Yustisi serentak di provinsi Jatim sesuai dengan Inpres No.6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

“Sebagaimana penegakan hukum untuk pelanggar protokol kesehatan dengan cara melakukan Operasi Yustisi. Tim hunter sebagai tim pemburu pelanggar protokol kesehatan Covid-19, menyisir wilayah yang dianggap sebagai klaster baru sesuai Perda No.2 tahun 2020 dan Pergub 53 tahun 2020. Termasuk Perwali dan Perbup. Maka pelanggar akan dikenakan sanksi administrasi,” ucapnya.

Pihaknya juga menyampaikan, bahwa Operasi Yustisi ini akan dilakukan secara konsisten dan akan dilakukan secara terus menerus selama Pandemi Covid-19.

“Jika kita semua kompak dalam mematuhi protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan benar, menjaga jarak serta Tidak berkerumun maka kita semua yang berada di Surabaya ini akan selamat dari pandemi COVID-19,” katanya. (Daniel/Ros)