Kapolrestabes Surabaya Dan Jajarannya Tangkap 381 Tersangka Hanya Dalam 12 Hari

0
294

Surabaya, ( GerakJatim.com ) – sebanyak 381 tersangka  beserta barang buktinya yang dipamerkan saat press release dihalaman Mapolrestabes Surabaya dalam pengungkapan 494 kasus mulai tanggal 6 Juli sampai 17 Juli 2020.

Dari 494 kasus dan sebanyak 381 tersangka yang terjaring dalam Ops Sikat Semeru 2020 selama 12 hari yang dilakukan Polrestabes Surabaya dan Jajarannya, membuat rekor terbanyak di jajaran Kapolda Jatim selama Pandemi Covid-19.

Hasil pengungkapan kasus 3C (Curat, Curas dan Curanmor), yang terbanyak adalah kasus pencurian dengan pemberatan (Curat), terbukti ada 210 kasus yang berhasil diungkap dengan amankan 161 tersangka.

Sementara untuk kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) ada 98 kasus dengan mengamankan 78 tersangka, sedangkan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) sebanyak 135 kasus dengan mengamankan 87 tersangka.

Selanjutnya disusul dengan kasus Penyalahgunaan sajam/senpi dan Handak sebanyak 34 kasus dengan mengamankan 39 tersangka, dan yang terakhir 1 kasus Debt Colector dengan amankan 1 tersangka.

Dalam penuturannya Kapolrestabes Surabaya Kombes. Pol Jhonny Eddizon Izir didampingi Kasat Reskrim AKBP. Sudamiran dan Kabag Humas AKP Akhyar dan para Kapolsek, serta Kanit Reskrim jajaran, ops sikat Semeru 2020 ini digelar selama 12 hari, dari 6 Juli 2020 sampai dengan 17 Juli 2020.

“Hasil dari kegiatan tersebut terbukti 381 orang tersangka ini, banyak meresahkan masyarakat Surabaya, terutama kejahatan jalanan yang muncul selama Pandemi Covid-19, serta menjelang Pilwali Kota Surabaya,” ungkap Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Eddizon Isir, saat gelar press release di halaman Mapolrestabes Surabaya, Selasa (21/07/2020).

Barang bukti yang berhasil disita dari ratusan tersangka yaitu 4 (empat) unit mobil, 101 (seratus satu) unit sepeda motor, 116 (seratus enam belas) buah Handphone, 2 (dua) buah Laptop, 2 (dua) buah TV, 1 (satu) buah kipas angin, 2 (dua) buah Magic Com, 1 (satu) buah kompor gas, 1 (satu) buah bor Listrik, 1 (satu) pasang speaker aktif, 8 (delapan) gelang emas, 3 (tiga) untai kalung, 2 (dua) buah senpi dengan 101 biji amunisinya, 33 (tiga puluh tiga) Sajam.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyita barang bukti 28 (dua puluh delapan) tas dan 14 (empat belas) dompet dan sejumlah uang tunai sebesar Rp.23.125.000,- (dua puluh tiga juta seratus dua puluh lima ribu rupiah).

Ia menambahkan, selain itu ada 2 orang terpaksa di tembak mati lantaran sangat membahayakan petugas diwaktu melakukan penangkapan.

“Kedua orang yang ditembak mati tersebut, kasus pencurian dengan pemberatan (bobol rumah kosong) di 7 TKP yang ada di wilayah hukum Polrestabes Surabaya dan dalam aksinya mereka tidak segan-segan untuk melukai korbannya,” tandasnya. (Dedi/Rosi)