Lagi, Kurir Narkoba Tewas Di Door Satreskoba Polrestabes Surabaya

0
558

Surabaya,(Gerkjatim.com) – Satreskoba Polrestabes Surabaya menangkap tiga tersangka kasus narkoba. Satu dari tiga pelaku tewas akibat diterjang timah panas polisi.

 

Pelaku bernama Agus Slamet (34) warga Kecamatan Sukun, Kota Malang. Ia melawan petugas dengan menggunakan senjata tajam.

 

Menurut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edizon Isir, sebelum menembak mati Agus Slamet, polisi lebih dulu menangkap Wahyu Indra Jayanto (25), warga Desa Tebo Selatan Rt.10 Rw.2, Mulyorejo Kecamatan Sukun Malang, pada tanggal 05 Desember 2020.

 

Dari tangan Indra ini, polisi mengamankan barang bukti berupa 7 paket narkotika diduga jenis sabu-sabu dengan berat total 662,13 gram dan 1 poket bungkus plastik narkotika jenis ganja seberat 578 gram.

 

“Tersangka AS ini dengan mengendarai motor mencoba kabur dan melawan petugas dengan sebilah pisau yang diselipkan dipinggangnya, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur dengan tembakan,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhony Isir, Kamis (24/12/2020).

 

Tersangka Agus lalu dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSAA) Malang untuk mendapat pertolongan. Lalu dipindah ke RS Pusdik Polri Porong untuk dilakukan perawatan. Sayang, nyawanya tidak terselamatkan.

 

Dari tangan Agus, petugas mengamankan barang bukti berupa 2 paket sabu-sabu yang bungkus kemasan teh China seberat 203,7 gram, 4 buah handphone, 2 buah timbangan, dan 2 pak plastik klip kosong. Barang itu diamankan dari dalam tas yang dibawa AS.

 

“Tersangka WIJ mengaku dia mengantarkan sabu atas perintah AS. Dalam pengiriman ini, AS mendapatkan upah Rp15 juta per kilogram. Sebagian uang itu diberikan kepada WIJ,” urai Isir.

 

Dia menegaskan, selama Desember ini, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya cukup banyak menindak kasus penyalahgunaan narkoba. Baik pengguna, pengedar bahkan kurir bandar narkotika jenis sabu. Hal itu merupakan hasil profiling polisi yang menyebut ada indikasi permintaan pasar jelang pergantian tahun baru.

 

“Saya memerintahkan polsek jajaran untuk benar-benar melakukan profiling terhadap peredaran narkotika terutama di hotel, kafe dan apartemen,” tandasnya.(Red)