Pelaku Jambret Sadis Jalan Tidar Di Dor Kedua Kakinya, Satu DPO

0
505

Surabaya,(Gerakjatim.com) – Komplotan pelaku jambret sadis di Jalan Tidar, Arjuno Surabaya pada, Jumat (19/12/2020 ), berhasil ditangkap.

Dalam aksinya pelaku tidak segan melukai korbannya. Hal itu terbukti anak dibawah umur luka perah karena ulah pelaku.

Menurut Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo ada dua pelaku dalam kasus ini. Satu tersangka berhasil diamankan dan tersangka lainnya saat ini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Pelaku yang tertangkap ber inisial DI asal Jalan Tambak Asri Surabaya. Ia ditembak pada kedua kaki karena mencoba melarikan diri. Pelaku merupakan residivis kasus sama dan baru saja keluar penjara di Lapas Lowokwaru Malang Jawa Timur.

“Pelakunya bernama, DI (28) asal Jalan Tambak Asri Surabaya. Aksi pertamanya, Tersangka di Vonis 7 tahun Penjara dan menjalani 3,5 tahun Penjara di Rutan Lowokwaru Malang. Satu lainnya yakni KR (DPO),” ungkap AKBP Hartoyo, Senin (21/12/2020).

AKBP Hartoyo menambahkan dalam melancarkan aksinya pelaku sebelumnya berputar-putar mencari target. Kebetulan pelaku melihat seorang perempuan dan anaknya berusia 6 tahun tengah naik kendaraan bermotor.

Mengetahui ada mangsa kemudian tersangka dan temannya membuntuti dari Jalan Raya Kedungdoro Surabaya, hingga di Jalan Raya Tidar Surabaya, hingga akhirnya aksi penjambretan terjadi.

“Pelaku ini sering keluar masuk penjara. Pelaku sudah beberapa kali menjambret,” tambah Hartoyo.

Korban diketahui bernama Maria (33) warga Jalan Keputran, Dinoyo Surabaya ini terjatuh bersama putrinya FK (6). Pelaku saat itu tak berhasil membawa barang milik korban.

Namun nasib naas dialami FK, ia mengalami luka serius dibagian dahi sebelah kanan karena terjatuh dan terseret dijalan. Bahkan kepalanya lubang selebar 5-7cm dan harus operasi tambal kulit di RS RSAL Surabaya.

Dari tangan pelaku diamankan, 1 unit sepeda motor merk Honda Vario 150 Cc, nopol L 6429 QK dan kunci sebagai sarana, 1 helm warna hitam, jaket warna biru Dongker, tas warna Hijau, 2 Unit HP dan 1 baju anak-anak warna Pink yang ada bercak darah korban.(Red)