Pelaku Perampokan Pasutri Warga Leces Kabupaten Probolinggo Di Tembak Mati Petugas

0
725

Probolinggo, (GerakJatim.com) – Timsus Buru Sergap Polres Probolinggo bersama anggota Polsek Leces, Berhasil menembak mati pelaku perampokan tanpa identitas terhadap pasutri asal Blok Krajan, Desa Leces, Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo, sementra Satu pelaku lainnya berhasil kabur dengan luka tembak, minggu malam (17/05/2020).

Mereka adalah Hosnawiyah (45) dan Alimun (50), Mereka merupakan salah satu pemilik toko perancangan yang ada di jl.Kyai sekar,Desa Leces.

Mereka dirampok didepan rumahnya Saat keduanya baru pulang dari toko (tempat usahanya), Pelaku yang saat itu membawa senjata api, bondet dan clurit ini, langsung menghentikan korban di Gg depan rumah.

Sadar akan kejadian tersebut,Korban Hosnawiyah pun berteriak, satu pelaku sempat menembak korban yang mengenai kakinya.kemudian korban pun menyerahkan uang tunai sekitar 10 juta terhadap pelaku.

Disaat yang bersamaan teriakan korban Hosnawiyah didengar oleh anggota Polsek Leces yang Kebetulan sedang Patroli di sekitar lokasi saat kejadian, Akhrinya petugas berhasil memburu kedua pelaku tapi pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas, Petugaspun berhasil menembak mati satu pelaku tersebut, sementara satu pelaku lainnya berhasil kabur dengan luka tembak.

Pelaku yang tewas langsung dibawa ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan, untuk dilakukan autopsi, Sementara korban yang mengalami luka tembak di kaki langsung dilarikan kepukesmas Leces untuk menjalani perawatan medis.

Saksi mata kejadian, yang tak lain adalah kerabat korban menuturkan ke jurnalis Gerakjatim.com, “pelaku mencegat korban di Gg jalan menuju rumah, korban pun berteriak yang sampai didengar oleh petugas patroli, karena korban menolak untuk menyerahkan tas yang berisi sejumlah uang hasil jualannya, pelaku menembak korban yang mengenai kaki kirinya, Disinyalir pelaku lebih dari 2 orang”.

“pelaku sempat terlibat tarik menarik dengan pelaku, pelaku membawa senpi & Celurit
“Jelasnya.

Kapolsek Leces AKP Ahmad Gandhi membenarkan kejadian tersebut.
Menurut nya ,petugas patroli mendengar teriakan korban dan langsung memburu pelaku, Karena pelaku melakukan perlawanan yang dapat mengancam keselamatan petugas, Akhirnya petugas melumpuhkan pelaku, jelasanya.

Untuk mendalami pelaku lainnya yang kabur,
Pihaknya akan menyisir bercak darah pelaku yang mengalami luka tembak.(Shol/Red)