Polisi Juga Bangikan Masker Gratis Dalam Operasi Yustisi Gabungan Di Suramadu

0
79

Surabaya, (GerakJatim.com) – Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menggelar Operasi Yustisi gabungan pada Sabtu (20/09/2020) Malam, di area Suramadu dengan membagikan masker hingga menegur keras masyarakat yang kedapatan melanggar protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., mengatakan masyarakat diwajibkan untuk menggunakan masker sehingga pihaknya memberikan masker disertai teguran dan nasehat bagi yang tidak menggunakan masker.

“Sudah ada juga Pergub No.53 tahun 2020 yang mengamanatkan kewajiban menggunakan masker. Disitu nanti akan dikenakan sanksi bagi pelanggar. Sanksi bisa administratif, sosial hingga sanksi denda,” ujar orang satu di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Kapolres juga meminta semua pihak bergerak untuk mensosialisasikan penggunaan masker sehingga menjadi budaya. Meski Surabaya di zona kuning dan hijau Covid-19, AKBP Ganis mengimbau masyarakat tetap waspadai penyebaran Covid-19.

“Zona kuning dan hijau bukan berarti kita sembrono, sombong dan takabur. Tapi kita waspada karena Surabaya merupakan daerah yang terbuka karena semua orang,” ujar dia.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., menuturkan semua kemungkinan bisa membuat Surabaya terjadi penyebaran Covid-19, kembali karena belum tentu semuanya clear.

“Untuk itu, kita harus tetap konsisten untuk mendukung gerakan Jatim bermasker dan terus menggelorakan penggunaan masker, cuci tangan dan menjaga jarak,” tutup Bunda Ganis Sapaan.

Seperti yang diketahui Kasat Binmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Eko Nur Wahyudiono juga memberikan masker gratis di sekitar lokasi dan dipasangkan kepada para pelanggar protokol kesehatan. Kegiatan tim gabungan ini melibatkan personel TNI, Polri dan Satpol PP.

Kasat Binmas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Eko Nur Wahyudiono menambahkan, kampanye penggunaan masker diharapkan yang lupa menjadi ingat dan yang belum bisa menggunakan masker.

“Masker bisa melindungi kita dan juga melindungi orang lain. Memang kita lihat masih ada yang belum menggunakan masker dan kalau ditanya lebih banyak yang lupa. Semoga dengan kegiatan ini semuanya bisa menyadari pentingnya menggunakan masker,” pungkas AKP Eko Nur Wahyudiono. (Daniel/Ros)