Polres Tanjung Perak Ungkap Penyelundupan Sabu-sabu Modus Baru

0
252

Surabaya, (Gerakjatim.com) – Upaya perang terhadap narkoba terus digencarkan Kepolisian Resort Pelabuhan Tanjung Perak maupun Jajarannya. Hal ini dibuktikan dengan seringnya dilakukan penangkapan pengguna, kurir, pengedar maupun bandar narkoba.

Seperti yang diungkapkan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si, MH dalam press releasenya yang diadakan di halaman Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, pada Senin sore, (19/102020).

Kapolres menghadirkan para pelaku penyalahgunaan narkoba yang telah diamankan dalam rentang waktu tanggal 8 Oktober 2020 hingga 16 Oktober 2020.

“Ada lima kasus dan 7 orang tersangka yang kami amankan sepanjang waktu tersebut. Mereka ini hasil tangkapan Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Polsek jajaran,” ucap Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H.

“Dari para tersangka tersebut, didapatkan barang bukti narkoba jenis sabu seberat 1.233 gram atau lebih dari 1 kilogram,” sambungnya.

Dalam press release tersebut juga hadir Wakapolres Kompol Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K, MH dan Kasat Reskoba AKP Yadwivana Jumbo Qantasson, S.I.K.

Tak hanya itu, Kepala Bea dan Cukai Tanjung Perak, Aris Sudarminto juga hadir dalam pengungkapan itu, terkait kerjasamanya menangkap kurir narkoba jaringan Internasional.

Pada kesempatan itu Kapolres juga mengatakan, penangkapan tersangka yang paling unik dengan modus yang paling baru dan yang pertama di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, yaitu penangkapan terhadap tersangka inisial MS (50) dan IM (43) yang sama-sama warga Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

“Modus keduanya yakni dengan cara memasukkan sabu-sabu kedalam Power Bank, dan keberhasilan dalam menangkap kedua pelaku ini berkat kerjasama dengan Bea dan Cukai Tanjung Perak,” kata Kapolres.

Awalnya pada tanggal 6 Oktober 2020, Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak mendapat informasi dari Bea dan Cukai Tanjung Perak terkait adanya paket asal Malaysia yang mencurigakan tujuan Desa Waru, Kecamatan Waru Timur, Kabupaten Pamekasan.

“Setelah dilakukan penyelidikan, kami menemukan narkoba jenis sabu yang dikemas dalam Power Bank. Total ada 11 power bank yang berisi sabu dalam sebuah kardus yang dikirim dari Malaysia,” ujar Kapolres.

Setelah dilakukan penyelidikan, pada tanggal 8 Oktober 2020 sore, Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak mendatangi alamat yang dituju dan disana berhasil mengamankan tersangka MS.

Ketika dilakukan interogasi, MS mengaku hanya disuruh. Dia menyebut nama IM yang selanjutnya juga ikut diamankan.

“Penangkapan keduanya terkait hasil kepemilikan barang bukti narkotika sabu-sabu seberat 1.229 gram atau 1 kilo gram lebih yang dibungkus dan dimasukkan kedalam Power Bank,” terang Kapolres.

Untuk saat ini Polres Pelabuhan Tanjung Perak masih terus melakukan penyelidikan guna menangkap rekan kedua tersangka yakni inisial DW (DPO) selaku pengirim barang terlarang ini dari Malaysia.

“Untuk pasal yang kami jeratkan kepada, keduanya yaitu Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (2) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahu penjara atau seumur hidup,” pungkasnya. (Ros)