Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba Dengan 200 ribu Pill Doble L

0
95

Surabaya, (GerakJatim.com) – Bukti kerja nyata jajaran polres pelabuhan Tanjung perak Surabaya dalam memberantas peredaran narkoba hingga ke akarnya, tim Satreskoba Kembali Berhasil mengungkap jaringan bandar narkoba jenis pil LL.

Dalam press release yang di laksanakan di halaman polres, Wakapolres kompol Faisol Amir, S.I.K., M.SI, memamerkan 3 orang tersangka dan barang bukti 200 ribuan butir pi LL, serta umumkan satu tersangka masih menjadi DPO, Senin (08/06/2020).

Pengungkapan kasus bandar narkoba ini berawal dari penangkapan AR Dan MF di dalam kamar kost di jalan wonokromo Surabaya, Sabtu (30/05/2020) lalu.

“Ada yang sudah dikemas dan ada yang masih belum dikemas, Rata-rata yang sudah dikemas dijual Rp 25 ribu per kemasannya, Untuk isinya 10 butir,” ungkap Faisol.

Diketahui dari ketiga tersangka yang berhasil kita amankan masing-masing berinisial AS (41), warga Bendul Merisi Jaya, AR (34) warga Jalan Wonokromo Baru dan MF (19) warga Jalan Wonokromo VI.

Tiga pelaku ini ditangkap di dua tempat yang berbeda. Pertama-tama tanggal 30 Mei 2020, AR dan MF ditangkap, Mereka dibekuk di kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Wonokromo, Kemudian tanggal 1 Juni 2020, AS ditangkap di sebuah rumah di Jalan Bendul Merisi Besar.

“Dua TKP ini adalah dua kasus yang berbeda, Kesamaanya mereka berdua sama-sama menjual pil LL, Dan ada dua orang teman AR dan MF yang saat ini masih buron dan diduga sebagi bandar besar yakni inisial AM dan AG,” ujar Faisol Amir

Pengungkapan kasus yang melibatkan AR dan MF ini bermula dari informasi yang diperoleh anggota Satresnarkoba bahwa ada peredaran pil double L di kawasan Jalan Wonokromo.

Sampai akhirnya didapatkan kejelasan bahwa pengedar adalah AM dan AG yang tinggal di tempat kos di Jalan Wonokromo.

“Ketika dilakukan penggerebekan, ada AR dan MF, Sementara AM dan AG tidak ada di lokasi, Disitu ditemukan barang bukti satu buah tas warna abu-abu yang didalamnya terdapat 30 ribu pil double L, kemudian satu kantong plastik sebanyak 9 kantong dengan isi masing-masing kantong sebanyak 100 butir pil double L dan 6 kantong plastik kecil masing-masing berisi 10 butir,” tandas Faisol.

Tidak berbeda dengan penangkapan terhadap AR dan MF, Saat menangkap AS anggota Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga mendapat informasi dari masyarakat, lalu melakukan pendalaman hingga akhirnya dilakukan penggerebekan, dimana ditemukan ada barang bukti pil double L sebanyak 153.860 (seratus lima puluh tiga ribu delapan ratus enam puluh) butir.

“Yang jelas kasus ini masih terus kami dalami, Untuk sasaran peredaran narkoba jenis pil double L ini adalah kalangan pelajar dan mahasiswa, karena harganya yang cukup ekonomis untuk kalangan tersebut,” terangnya.

Oleh karena itu Wakapolres menghimbau para orangtua agar mengawasi pergaulan anak-anaknya, jangan sampai terjerumus menjadi budak obat terlarang

Atas perbuatannya ketiga tersangka tersebut akan di kenakan Pasal 196 Jo. Pasal 197 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.(Zi)