Terkait Pembacokan di Simo Jawar, Berikut Peryataan Istri Korban

0
515

Surabaya, (Gerakjatim.com) – Terkait pembacokan yang membabi-buta dan mengakibatkan korban bernama Demiri (44 tahun) warga Dusun Lobuk, Kec. Omben, Kab. Sampang Madura, meninggal dunia di Simo Jawar 5A Surabaya, mengisahkan misteri.

Hal itu terlontar peryataan dari istri siri korban bernama Hosi’ah (40 tahun) warga Dusun Tekab, Desa Pandan, Kec. Omben, Kab. Sampang Madura, bahwa sebelumnya korban mendapatkan ancaman akan dibunuh melalui percakapan Handphone (HP) korban yang hilang pada saat itu juga.

“Iya perkira’an pada empat hari yang lalu suami saya ada telepon dari orang yang tidak dikenal, mengancam akan di bunuh dengan sebuah senjata tajam (Sajam) jenis Celurit,” cetus Hosi’ah kepada Media ini pada Rabu Malam (10/03/2021).

Selain itu, Hosi’ah menceritakan bahwa ada yang tidak terima dari saudara mantan dari suaminya kalau menikah lagi dengan orang lain.

“Kalau masalah mantan suami saya sudah menerima kalau saya mau kawin lagi, tetapi yang tidak terima dari saudara suami saya. kalau saya kawin lagi,” terangnya.

“Bahkan dari saudara suami saya sempat ada omongan kalau saya menikah dengan orang satu Desa sama saya, maka ada pertumpahan darah,” imbuh Hosi’ah.

Selain itu, istri korban mencuat omongan bahwa dari salah satu saudara mantan suaminya memiliki senpi. (Rena)