Tersangka Kasus Viral Fetish Kain Jarik Di Ancam 6 Tahun Penjara

0
167

Surabaya, (GerakJatim.com) – Sempat Buron Pelaku Kejadian viral fetish kain jarik, Tersangka berinisial GANP, 22 Th, Mahasiswa, Alamat Surabaya berhasil ditangkap (06/08/2020) di rumahnya di Kalimantan Tengah oleh Satreskrim Polrestabes Surabaya, dan langsung dilakukan press release di Mapolrestabes Surabaya , Sabtu (8/8/2020) Siang.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Jhonny Eddizon Isir bersama Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menerangkan, Berawal, Tersangka (posisi di Kalimantan) menghubungi korban (F) melalui chat pribadi Instagram dengan akun “mufis @m_fikris” , (posisi korban di Banyumas).

“Lalu, tersangka minta nomor WA, dan tersangka menjelaskan keinginannya minta bantuan korban (F), guna penelitian atau riset terkait pembungkusan jenazah dan korban diminta untuk membantunya.” kata Kombes Pol Johnny Eddison Isir.

Selanjutnya korban sepakat mempersiapkan alat yang dibutuhkan berupa 3 helai kain jarik, tali rafia bekas dan lakban. Kemudian korban diminta mempraktekan adegan yang dijelaskan oleh tersangka melalui WA dan di video. Kemudian korban dibungkus kain selayaknya pocong. Dengan beberapa ikatan dan lakban dengan durasi beberapa saat, hingga korban merasa sakit dan sesak.

“Setelah pembuatan video yang pertama dibuat lalu dikirim kepada tersangka, dan tersangka minta kepada korban agar pembuatan video tersebut diulangi dengan alasan menurut pelaku ada beberapa adegan yang tidak sesuai. Tapi korban tidak mau, tapi tersangka tetap memaksa agar korban mau menuruti permintaan tersangka.” jelasnya.

Namun, Tersangka mengancam korban bahwa jika korban tidak mau menuruti permintaan tersangka, maka penyakit tersangka akan kambuh dan hendak bunuh diri.

Adapun Barang bukti yang disita dari korban F yakni, 1(satu) buah handphone merk Oppo type A2020 (alat); 1(satu) buah handphone merk Oppo type A3S (alat); 1(satu) buah kartu nomor telephone (alat); 1(satu) buah kartu nomor telephone (alat); 3(tiga) lembar kain jarik batik (alat); 1(satu) tali arafia; 2(dua) buah lakban hitam. Serta Barang bukti yang disita dari tersangka G yaitu, 1(satu) lembar kain jarik batik (alat); 1(satu) lembar kain putih(alat); 1(satu) tali benang warna putih (alat); 1(satu) tali benang warna hitam (alat).

“Atas perbuatannya Tersangka di jerat dengan Pasal yang disangkakan ke tersangka, Pasal 27 ayat (4) Jo pasal 45 ayat (4) dan atau pasal 29 Jo pasal 45B UU No. 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau pasal 335 KUHP dengan ancaman 6 Tahun penjara.” pungkasnya.(Zi/Red)