Persaingan Tim Liga 1 dan Liga Super Malaysia di Grup B Piala Gubernur Jatim

0
58
Pelatih Persija Jakarta, Sergio Farias, bersama asisten pelatih Persela Lamongan, Didik Ludianto, saat jupa pers di kantor Arema FC. Foto/SINDOnews/Yuswantoro

Malang (GerakJatim.com) – Penyisihan ketat empat tim penghuni Grup B Piala Gubernur Jatim 2020, bakal tersaji di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Selasa (11/2/2020) sore nanti.

Tuan rumah Arema FC, akan bermain malam hari untuk menjamu tim promosi Liga Super Malaysia, Sabah FA. Sedangkan Persija Jakarta, akan bermain di sore hari dengan menjajal kekuatan Persela Lamongan.

Sebagai tuan rumah, Arema FC tentunya memiliki banyak keuntungan untuk bisa lolos dari penyisihan grup. Mengingat, dukungan para Aremania, bakal menjadi pemain ke-12 bagi tim berjuluk Singo Edan ini.

“Target kami di turnamen ini adalah mempersiapkan tim untuk menghadapi Liga 1 pada 2 Maret 2020 mendatang. Kami sudah berlatih keras, dan pastinya akan berupaya bermain bagus di turnamen ini,” tegas pelatih Arema FC, Mario Gomez.

Diakuinya, kondisi timnya belum bisa menunjukkan kemampuannya 100% karena selama latihan masih konsentrasi pada perbaikan kondisi fisik pemain. Selain itu, untuk taktik permainan dia mengaku baru sekitar 40-60%.

Kondisi yang sama juga diungkapkan pelatih baru Persija Jakarta, Sergio Farias. Tim berjuluk Macan Kemayoran ini, disebutnya baru melakukan persiapan selama tiga minggu. “Tetapi kami berharap bisa menunjukkan permainan terbaik di turnamen ini,” tuturnya.

“Kami semua ingin hasil maksimal di turnamen ini. Tentunya kami harus bermain bagus dengan modal persiapan yang ada. Kita akan bermain maksimal di turnamen ini,” imbuh pelatih berkebangsaan Brasil tersebut.

Bagi pelatih Sabah FA, Kurniawan Dwi Yulianto, turnamen ini sangat penting bagi persiapan timnya menghadapi Liga Super Malaysia. “Kami akan banyak belajar bermain di bawah tekanan suporter yang banyak. Dan menghadapi tim-tim bagus di Liga 1,” tuturnya.

Melalui turnamen ini, dia akan memantau progres kekuatan timnya, termasuk melihat kelemahan-kelemahan timnya sebelum memasuki masa kompetisi. “Kami tidak ada target khusus di turnamen ini, namun kami juga ingin selalu meraih kemenangan dan bermain ngotot untuk melatih mental tanding,” tegasnya.

Sementara itu, sebagai tim yang selalu tampil menawan di turnamen Piala Gubernur Jatim, Persela Lamongan datang ke Malang, dalam kondisi siap tanding, meskipun banyak dihuni oleh pemain baru.

Asisten pelatih Persela Lamongan, Didik Ludianto menegaskan, Persela tidak bisa dipandang sebelah mata. “Kami memang masih penyiapan tim untuk menghadapi Liga 1, dan banyak pemain baru. Tetapi, kami akan bermain ngotot di turnamen ini,” ujarnya.(eyt)

 

Sumber: jatim.sindonews.com