43 Rumah Sakit di Jatim Siapkan Ruangan Isolasi Pasien Suspect Corona

0
62
Ruang isolasi RSU dr Soetomo (Foto: Faiq Azmi)

Surabaya,(GerakJatim.com) – Sebanyak 43 Rumah Sakit di Jawa Timur telah menyiapkan ruang isolasi bagi pasien yang suspect virus corona atau Covid-19. Ruangan tersebut juga sudah sesuai dengan standar World Health Organization (WHO).

“Sesuai petunjuk Ibu Gubernur Khofifah Indar Parawansa, tadi pagi saya bersama Kapolda Jatim sudah cek ruang isolasi di RSU dr Soetomo. Sudah siap dengan standar WHO,” papar Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono di Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan Surabaya, Selasa (3/3).

Heru menambahkan ruang isolasi yang telah disiapkan ini mampu menampung ratusan pasien. Nantinya, jika ada hal yang perlu ditangani, Heru menegaskan pihaknya sudah siap.

“Sudah disiapkan 263 bed di 43 RS itu. Sudah siap (antisipasi corona). Sudah disiapkan Dinkes sesuai arahan Ibu Gubernur. Kalau ada hal yang perlu ditangani intensif, maka sudah siap,” imbuhnya.

Di kesempatan yang sama Dirut RSU dr Soetomo, Joni Wahyuhadi berpesan kepada masyarakat hingga rumah sakit untuk tidak panik.

“Yang bisa dirujuk, itu pasien yang batuk, pilek, demam, sesak nafas. Tidak semua terpapar. Ada 33 kriteria untuk memastikan pasien positif corona,” ujarnya.

Joni menambahkan penyebaran virus corona bisa dicegah dan diantisipasi. Misalnya sering mencuci tangan dan tak menyentuh mata hidung dan mulut dalam kondisi kotor.

“Kalau bisa gunakan masker. Jangan sampai kucek mata, hidung dan mulut saat tangan dalam keadaan kotor,” paparnya.

Selain itu, Joni juga meminta masyarakat untuk tidak panik dalam memburu masker. Menurutnya, seseorang yang masih sehat belum membutuhkan masker.

“Penggunaan masker itu tidak sembarang. Karena ketakutan ikut pakai masker. Jadi yang pakai hanya yang sakit batuk pilek atau suspect corona. Dokter perawat juga harus pakai pelindung masker. Kalau sehat, gak perlu,” jelasnya.

Hal ini karena, virus corona menginfeksi melalui cairan atau droplet, bukan penyebaran lewat udara. Untuk itu Joni mengingatkan masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan tangan.

“Antisipasi, minimal selalu menjaga kebersihan tangan dengan cuci tangan pakai sabun dengan benar. Sesuai standar WHO cuci tangan sampai ke sela dan ujung jari dengan sabun dan dibilas air,” pungkasnya.(hil/iwd)

 

 

 

Sumber: news.detik.com