Ada Oknum yang Bermain Menerbitkan Surat Domisili Dadakan, Cak Muid: Dinas Pendidikan Harus Terjunkan Tim Survei

0
894

Surabaya,(Gerakjatim.com) — Proses pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Surabaya saat ini memasuki seleksi jalur Zonasi.

H. Fatchul Muid, SE Mantan DPRD Kota Surabaya menduga, PPDB penerimaan murid baru dengan sistem zonasi rawan manipulasi.

“Dinas Pendidikan Kota Surabaya harus ekstra pengawasan terkait perubahan domisili yang tidak sesuai Kartu Keluarga (KK) Karena ternyata, ada oknum yang bermain dengan menerbitkan Surat Domisili dadakan yang mendekati sekolahan pilihan,” ujar Cak Muid kepada gerakjatim.com, Selasa (22/06/2020).

Cak Muid sapaan akrabnya menambahkan, Dinas Pendidikan Kota Surabaya agar membentuk tim survei dan memastikan terkait domisili tersebut.

“Dilapangan harus ada tim survei untuk membuktikan apakah benar calon murid yang pendaftarannya menggunakan surat domisili memang sudah bertempat tinggal di alamat yang dimaksud selama satu tahun,” tambah Muid.

Kepada para wali murid Cak Muid berharap, untuk mengedepankan kejujuran demi keberkahan ilmu anaknya kelak.

“Harusnya para wali murid tidak sampai memalsukan surat domisili, mereka harus memberikan contoh kejujuran kepada anak didik supaya ilmu yang nanti di dapat bermanfaat dan barokah,” tutupnya.(PU/Red)