Aksi Oknum Satpol PP Pukul Wanita Hamil, Mbak Fika: Kalian Dilahirkan Dari Seorang Ibu Kan ?

0
169

Surabaya,(GerakJatim.com) – Aktivis perempuan Siti Rafika Hadhiansari yang bergerak di bidang sosial, menyesalkan tindakan oknum Satpol PP Gowa Sulawesi Selatan, yang memukul wanita hamil saat penertiban PPKM Darurat dan videonya menjadi viral di media sosial.

Menurut perempuan yang akrab disapa Mbak Fika tersebut, oknum Satpol PP di di dalam video itu tidak mempunyai hati nurani dan perlu merenung apakah sudah mengamalkan Pancasila sila ke 2.

“Kamis 15 Juli 2021 hari ini saya sebagai warga masyarakat Indonesia, tidak sengaja melihat video yang bikin semua mata yang melihat sedih dan prihatin kejadiannya di Gowa Sulawesi Selatan pada hari Rabu 14 Juli 2021 kemarin,” kata Fika. Kamis (15/7/2021).

Pasalnya di sebuah kota di wilayah Sulawesi ada kejadian mengharukan yaitu seorang Wanita Hamil pemilik sebuah warkop atau cafe yang kena pukul oleh seorang oknum Satpol PP yang marah ketika datang untuk melaksanakan penertiban di saat PPKM

“PPKM Darurat kan berlaku untuk Jawa Bali, namun di Video tersebut tampak di daerah Gowa Sulawesi Selatan juga ada penertiban pada warung-warung yang mungkin kena jam malam. Sebagai seorang perempuan, saya kaget dan prihatin melihat video kekerasan oleh seorang Oknum Satpol PP pada seorang wanita, apalagi wanita tersebut hamil 9 bulan,” tambahnya.

Fika juga menerima informasi bahwa akibat pukulan yang dilakukan oleh oknum Satpol PP tadi, wanita hamil ini pingsan dan masuk RS karena kontraksi dan mungkin karena stres dan kelelahan

“Pak, anda oknum Satpol PP kenapa tega berbuat kasar pada seorang perempuan hamil besar? Bagaimana kalo kejadian tersebut dialami oleh istri anda atau kakak adik anda? Dimana hati nurani anda? Anda dilahirkan dari seorang ibu kan?,” tanyanya.

“Apakah tidak ada cara yang lebih humanis saat anda bekerja menertibkan warung-warung di saat Pandemi ini? Dimana hati nurani anda? Apakah anda lupa sila ke 2 Pancasila Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab?,” tegasnya.

Fika sangat menyayangkan tindakan dan perilaku oknum Satpol PP tersebut, karena menurutnya perilaku kasar itu tak menunjukkan pengamalan sila ke 2

“Tolonglah Pak anda Oknum Satpol PP anda jangan marah dan brutal pada bangsa sendiri yang sama-sama Warga Indonesia. Kita ini saudara Pak, saudara sebangsa dan setanah air. Coba bapak merenung apakah pantas yang bapak perbuat tadi malam pada seorang wanita hamil?,” ungkap Fika dengan kesal.

Fika berharap, kedepan tak ada persitiwa serupa yang dialami pelaku usaha kecil dan menengah, karena kondisi PPKM Darurat untuk menangani pandemi Covid-19 sangat berdampak pada rakyat. Sehingga diperlukan sinergitas yang humanis agar imun masyarakat dapat tetap terjaga.

“Semoga ke depan nya tidak ada lagi berita atau video kekerasan saat penertiban PPKM ini. Karena rakyat sekarang sudah susah Pak tidak bisa kemana mana, untuk kebutuhan sehari hari saja belum tentu ada masih saja diberi kabar2 tak sedap begini, khawatirnya imun tubuh masyarakat turun Pak. Ayolah para sahabat aparat kita semua saling bahu membahu bersama masyarakat untuk berjuang melawan virus Covid-19 yang tidak tampak ini, dengan cara-cara yang santun dan humanis agar pandemi ini segera hilang selamanya,” harapnya.

Sekedar diketahui, video oknum Satpol PP memukul perempuan hamil saat penertiban PPKM Skala Mikro di Gowa Sulsel menjadi viral. Dan banyak netizen yang menghujat perilaku oknum tersebut. Seperti komentar @alwisadamah di postingan intagram lambe turah yang memosting perilaku kekerasan itu. “Mau bubarin kerumunan apa bubarin pedagang?”, “Dgn wanita hamil aja berani..gimn dgn istri sendiri” komen @gillyelkha. (*)