Cegah Covid-19, Mahasiswa PMM UMM Melakukan Cek Suhu Tubuh Semua Jamaah Shalat Jumat di Masjid Ar-Rochman Desa Kucur

0
135

Malang, (GerakJatim.com) – Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Bhaktimu Negeri Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Desa Kucur. Dalam hal ini mahasiswa UMM melaksanakan upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Setiap Hari Jumat dan pelaksanaan dimulai hari jumat lalu (24/7) Mahasiswa UMM melakukan penempelan poster terkait protokol kesehatan shalat dimasjid dan pengecekan suhu tubuh pada jamaah shalat jumat di Masjid Ar-Rochman Dusun Krajan, Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Kegiatan ini diawasi dan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ir. Muhammad Irfan, MT.

Dalam rangka penerapan New Normal atau tatanan hidup baru, Masjid Ar-Rochman di Dusun Krajan, Desa Kucur membuka kembali shalat berjamaah yang sebelumnya sempat ditutup sejak Maret 2020 dikarenakan pandemi Covid-19.

Ada beberapa himbauan yang diberikan kepada jamaah sebelum berjamaah di masjid diantaranya dengan menerapkan protokol kesehatan seperti, mengenakan masker, cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir sebelum memasuki masjid, membawa alat shalat sendiri dan sudah berwudhu dari rumah. Bapak Abdul Karim Selaku Kepala Desa di Desa Kucur menjelaskan, pihaknya memang mengadakan jamaah Shalat Jumat.

Sebab, kondisi di Desa Kucur terhitung masih terkendali, tidak ada warga pendatang, dan Desa kucur merupakan salah satu desa di Kabupaten Malang yang masih belum terdapat kasus positif covid-19.

Namun Kecamatan Dau merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Malang yang berzona merah. Sehingga menurutnya masih tetap wajib untuk menyelenggarakan Shalat Jumat, dengan catatan masing-masing jamaah ikut menjaga diri dan mematuhi Protokol Kesehatan.

Guna Melancarkan kegiatan Ibadah Shalat Jumat tersebut, Mahasiswa PMM UMM melakukan cek suhu tubuh menggunakan thermogun kepada jamaah shalat jumat untuk pencegahan penyebaran virus corona dan dikarenakan shaf Shalat Jumat terlihat tidak renggang atau tidak ada batasan sekitar satu meter (berdekatan).

Maka dari itu penting sekali melakukan cek suhu tubuh kepada jamaah shalat jumat sebelum memasuki masjid. Selain pengecekan suhu di wajibkan kepada jamaah untuk mencuci tangan dan kaki, serta menggunakan masker sebelum memasuki masjid. Namun, jamaah tetap kusyuk meski saat masuk masjid harus menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan mematuhi protokol kesehatan.

“Setelah shalat jumat, jamaah tidak diperkenankan bersalaman demi menjaga satu sama lain serta petugas masjid sendiri menghimbau terlebih dahulu kepada para jamaah jika tubuh merasa tidak sehat bahkan demam, bisa segera melakukan pemeriksaan demi kesehatannya dan orang disekitarnya.” Ucap Bapak bukhari selaku Takmir masjid

“Alhamdulilah, tidak ditemukan jamaah yang terindikasi sakit atau mengalami gangguan kesehatan seperti flu, pilek, batuk dan sejenisnya. Rata-rata suhu jamaah juga tidak ada yang melebihi dari 37,5°C, sehingga diperkenankan memasuki masjid mengikuti jalannya shalat Jumat berjamaah,” ucap Surya Aji Putra selaku Koordinator Kelompok 9 PMM Desa Kucur

Kesadaran jamaah dalam berdisiplin memakai masker juga sudah baik, terlihat ada beberapa yang tidak memakai masker karena terlupa, segera diingatkan oleh petugas masjid, untuk mengambil maskernya dikendaraan atau dirumah sebelum memasuki masjid.

Mahasiswa PMM UMM selain melakukan cek suhu tubuh kepada jamaah shalat jumat, Mahasiswa PMM kelompok 9 juga melakukan penempelan poster terkait protokol kesehatan pada masing-masing tempat jamaah laki-laki dan perempuan dengan tujuan sebelum memasuki masjid para jamaah bisa membaca terlebih dahulu, dan bisa memahami serta menerapkan protokol kesehatan yang berlaku saat memasuki masjid.

Poster tersebut diserahkan sekaligus penempelan poster yang dihadiri oleh Bapak Bukhari selaku Takmir Masjid Ar-Rochman di Dusun Krajan, Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

.”Mudah mudahan masyarakat Kabupaten Malang khususnya masyarakat Dusun Krajan,Desa Kucur tetap sehat, semangat, dan tidak ada yang terpapar akibat virus Corona atau COVID-19. Semoga cepat berlalu,” harapnya.

Sementara itu, Bapak Bukhari selaku Takmir Masjid di Masjid Ar-Rochman mengatakan sangat berterima kasih kepada Mahasiswa PMM UMM kelompok 9 yang telah memberikan poster yang berisi terkait protokol kesehatan di masjid.

“Poster ini manfaatnya sangat besar sekali bagi warga di lingkungan Dusun Krajan, agar selalu ingat mematuhi protokol kesehatan di area masjid ataupun saat beraktivitas diluar rumah,” tandasnya.(Red)