Mahasiswa PMM UMM Melakukan Sosialisasi Penggunaan Hp Miring (Kecanduan gadget) Pada Anak Usia Dini di Masa Pandemi Covid-19

0
59

Malang, (GerakJatim.com) – Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Bhaktimu Negeri Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di Desa Kucur. Dalam hal ini mahasiswa UMM melaksanakan upaya pencegahan penggunaan Hp miring atau kecanduan Handphone kepada anak usia dini. Pelaksanaan dimulai pada tanggal 2 agustus- 4 agustus 2020.

Mahasiswa UMM melakukan sosialisasi kepada orang tua agar selalu menghimbau dan memantau anaknya dalam menggunakan handphone. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dusun Turi, Desa Kucur, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Kegiatan ini diawasi dan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ir. Muhammad Irfan, MT.

Sejak Maret 2020, anak-anak tidak masuk sekolah akibat wabah COVID-19 yang melanda Indonesia. Sebagai gantinya, mereka harus mengikuti pelajaran dari rumah dan semua kegiatan dilakukan dari rumah. Belajar di rumah tentu memiliki sensasi yang berbeda dibandingkan saat anak berada di kelas bersama teman-temannya.

Interaksi langsung dengan guru dan murid-murid lain membuat proses belajar mengajar di sekolah lebih menarik dan tidak membosankan. Sementara di rumah, anak sangat mengandalkan gadget atau gawai dalam proses belajar. Artinya, durasi pemakaian gadget selama periode belajar dari rumah pun akan meningkat.

Selain penggunaan gadget selama proses belajar, penggunaan gadget juga digunakan untuk hiburan yaitu bermain game online. Ibu Suwandi selaku ibu RT di Dusun Turi menjelaskan bahwa penggunaan gadget pada anak usia dini semakin meningkat dikarenakan seluruh aktivitas dilakukan dirumah saja, dan pastinya anak-anak merasakan bosan dikarenakan tidak bisa bermain dengan teman sebayanya secara bebas, oleh karena itu untuk menghilangkan rasa bosannya anak-anak setelah belajar atau sekolah online, biasanya mereka bermain game online dan membuka aplikasi youtube, sehingga aktivitasnya lebih sering menggunakan gadget dibandingkan aktivitas secara fisik misalnya bermain diluar bersama teman-teman.

Hampir setiap waktu manusia tidak bisa terlepas dari gadget. Apalagi saat ini gadget dilengkapi dengan fitur canggih di dalamnya. Bukan hanya alat komunikasi, melainkan telah berkembang menjadi alat dengan fungsi lainnya, seperti media hiburan, media edukasi, media bisnis dan sebagainya.

Untuk meminimalisir penggunaa hp terutama pada anak usia dini, Mahasiswa PMM UMM melakukan sosialisasi sekaligus membagikan brosur tentang bahaya penggunaan hp pada anak usia dini untuk pencegahan kecanduan gadget yang semakin hari penggunanya semakin meningkat mulai dari orang tua, orang dewasa bahkan anak-anak di usia dini pun sudah mulai kecanduan gadget karena dampak adanya pandemi covid-19 seperti saat ini yang mengharuskan kita beraktivitas dirumah saja.

Pada masa new normal tentu saja banyak yang harus dipersiapkan seperti saat hendak keluar rumah tetap menggunakan masker,membawa handsanitizer dan sebagainya. Tetapi salah satu hal yang terpenting juga yaitu mengurangi penggunaan gadget yang terlalu sering untuk anak-anak, meskipun gadget penting juga untuk proses belajar dan mencari pengetahuan melalui gadget, akan tetapi alangkah baiknya jika kita membatasi penggunaan yang terlalu lama.

Disini kami menjelaskan kepada orang tua-orang tua di Dusun Turi bahwa penggunaan gadget yang terlalu sering pada anak-anak dapat berisiko buruk kepada anak-anak, seperti kecanduan gadget, gangguan perkembangan otak anak, gangguan tumbuh kembang fisik anak, kurang istirahat dan munculnya gangguan tidur, gangguan pada mata, kesehatan mental anak terganggu, bisa menyebabkan tumor dan jika anak terlalu sering terpapar sinar radiasi maka bisa menyebabkan kanker.

Selain menjelaskan dampak buruk dari penggunaan hp yang terlalu sering,kami juga membagi tips di era new normal untuk mengatasi anak kecanduan gadget dengan cara perbanyak aktivitas anak, sediakan mainan alternatif seperti bermain robot-robotan atau boneka, luangkan waktu lebih banyak untuk anak, terapkan wilayah bebas gadget seperti di meja makan dan kamar tidur, jangan memberikan akses penuh jika anak ingin menggunakan hp kecuali pada saat proses belajar, dan yang paling penting yaitu beri hadiah jika anak sudah tidak kecanduan gadget.

“Semoga setelah adanya sosialisasi tentang penggunaan hp pada anak-anak, orang tua semakin memahami,menerapkan dan selalu mengawasi anak-anak dalam menggunakan gadget.”Ucap Hilal Maulana Rais selaku Anggota Kelompok 9 PMM Desa Kucur

Sementara itu, Bapak Suwandi selaku RT di Dusun Turi mengatakan sangat berterima kasih kepada Mahasiswa PMM UMM kelompok 9 yang telah memberikan brosur serta mengedukasi warga masyarakat Desa Kucur khususnya masyarakat Dusun Turi tentang bahaya penggunaan handphone pada anak-anak usia dini.

“Sosialisasi ini manfaatnya cukup besar bagi warga di lingkungan Dusun Turi, agar selalu mengawasi anak-anak dalam menggunakan hp pada anak-anak,” tandasnya.(Red)