MCCC PDM Kota Surabaya Kunjungi kesiapan SMP Muhammadiyah 11 Surabaya Laksanakan KBM Tatap Muka Secara Protokoler

0
241

Surabaya, (GerakJatim.com) – Pemerintah provinsi Jawa Timur berencana membuka kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka langsung secara bertahap mulai 18 Agustus 2020 mendatang.

Hal ini mendapat respon dari pihak Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) kota Surabaya. Sebelum di berlakukannya proses kegiatan belajar mengajar (KBM), salah satu anggota team MCCC PDM kota Surabaya, Ustadz Jufri Mustofa M.Pd.l melakukan visit ke sejumlah sekolah Muhammadiyah Kota Surabaya.

Visit tersebut dilakukan untuk memantau persiapan protokol kesehatan di setiap sekolah, menurutnya protokol di beberapa sekolah Muhammadiyah dinyatakan 100% siap untuk melakukan Kegiatan Melajar Mengajar (KBM) secara tatap muka.

Ustadz Jufri juga mengatakan bahwa, Muhammadiyah sangat mendukung pemerintah dalam meminimalisir covid-19. “Muhammadiyah kan punya banyak sekolah, dari TK, SD, SMP dan SMA. Sehingga secara moral kita memiliki tanggung jawab untuk kesiapan protokol kesehatan sesuai standard, jika kemungkinan di adakan tatap muka,” ujar ustadz Jufri Mustofa, Kamis (13/8/2020).

Selain ustadz Jufri, Arief Himawan selaku kepala sekolah SMP Muhammadiyah 11 Surabaya menerangkan, untuk protokol kesehatan di sekolahnya sudah memenuhi syarat, mulai wajib memakai masker, adanya tempat cuci tangan, handsanitizer, thermo gun, dan jarak meja antar siswa sudah kita atur sedemikian rupa.

“Alhamdulillah kita sudah siap untuk proses kegiatan belajar mengajar (KBM) jika sudah di perbolehkan oleh Dinas Pendidikan, kegiatan itu akan kita lakukan secara bergilir,” kata Arief kepala sekolah Muhammadiyah 11 Surabaya.

“Ada 2 gelombang dalam kegiatan belajar tatap muka di sekolah, sesi pertama di isi siswa nomer absen 1-15 di mulai pukul 07.00-10.00, dan Sesi kedua di isi nomer absen 16-30 di mulai pukul 11.45-14.45,” imbuhnya.(Yuda/Red)