Siaga COVID-19, Mahasiswa UMM Bagikan Masker Inovatif Kepada MI Wahid Hasyim Desa Kucur

0
34

Malang, (GerakJatim.com) – PMM UMM Desa Kucur adalah kegiatan pengabdian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang kepada masyarakat desa kucur. Dalam hal ini mahasiswa-mahasiswa UMM melaksanakan upaya pencegahan penyebaran virus corona.

 

Sejak Selasa (21/7) sampai dengan Kamis (23/7) lalu, mahasiswa UMM melakukan aksi sosial berupa pembagian masker inovatif kepada Madrasah Ibtidaiah desa Kucur, kecamatan Dau kabupaten Malang.

 

Pembagian masker kepada MI tersebut bertujuan agar tenaga kerja pendidik mengetahui bahwa sebenarnya penyebaran COVID-19 dapat dicegah melalui kesadaran diri sendiri, yakni dengan tertib menggunakan masker saat keluar rumah atau saat melakukan aktifitas belajar mengajar. Kegiatan ini diawasi dan dibimbing oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ir. Muhammad Irfan, M.,T.

 

Selain itu, pembagian masker tersebut dilakukan karena menyambut kegiatan belajar mengajar yang telah berjalan kembali sejak Senin (20/7) yang berlangsung secara luring atau secara langsung untuk sementara waktu.

 

Maka dari itu penting sekali untuk memberikan pencegahan penyebaran virus corona melalui pemakaian masker saat proses pembelajaran. Lokasi MI dipilih atas pertimbangan jumlah tenaga kerja pendidik dan murid yang cukup banyak di desa Kucur tersebut.

 

Dengan pemakaian masker oleh tenaga kerja pendidik tersebut, nantinya akan mempengaruhi siswa-siswi untuk lebih tertib memakai masker saat melakukan aktifitas, mengingat masih banyak warga yang belum memahami pentingnya pemakaian masker saat melakukan aktifitas diluar. “Setiap orang dapat melindungi diri dari serangan COVID-19.

 

Salah satunya adalah dengan tertib menggunakan masker saat keluar rumah. Dengan pemberian masker kepada tenaga kerja pendidik ini, diharapkan proses edukasi kepada siswa-siswi MI tersebut bisa berjalan dengan aman.

 

Selain itu dengan pemakaian masker saat melakukan proses belajar mengajar diharapkan siswa-siswi juga akhirnya mempunyai sosok-sosok teladan agar ikut tertib memakai masker saat beraktifitas diluar rumah.

 

Mengingat penyebaran covid-19 menurut WHO yang terbaru yaitu virus corona tersebut bisa bertahan di ruang hampa atau udara selama 1-2 Jam. Maka dari itu penting sekali penggunaan masker saat melakukan aktifitas diluar. Mari saling menjaga, saling melindungi, siapa pun yang ada di sekitar kita, utamanya adalah keluarga”, ucap Surya Aji Putra selaku Koordinator kelompok 9 PMM desa Kucur setelah di wawancarai. (21/07/2020)

 

Selain pembagian masker kepada tenaga kerja pendidik MI mahasiswa UMM tersebut juga membagikan masker serta melakukan pemeriksaan tensi darah kepada masyrakat desa Kucur secara gratis. Hal ini diharapkan agar masyarakat tersebut juga bisa tertib memakai masker.

 

Karena faktanya, masih sedikit masyarakat yang sadar mengenai penggunaan masker saat keluar rumah secara tertib. Padahal penggunaan masker dengan tertib berperan penting dalam kehidupan sehari-hari sehingga seseorang bisa mencegah berbagai penyakit infeksi yang dapat tertular melalui udara.

 

Selain itu fakta lain yang mengejutkan adalah desa Kucur merupakan produsen masker yang sudah memproduksi masker bertahun-tahun, namun hal tersebut tidak mempengaruhi kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktifitas sehari-hari.

 

“Desa kucur merupakan desa yang pendudukanya menekuni berbagai mata pencaharian, salah satunya pembuatan masker. Produksi masker bahkan dalam 1 minggu bisa mencapai 4000 biji. Namun hal itu tidak mempengaruhi masyarakat untuk sadar akan penggunaan masker yang penting.

 

Pemerintah desa Kucur sudah menjalankan upaya protokol kesehatan dengan cara sosialisasi pentingnya pemakaian masker dan bagi-bagi masker ataupun mengingatkan untuk selalu cuci tangan saat setelah dari luar, Sudah berkali-kali pula sosialisasi dari pihak puskesmas maupun kemenkes akan pentingnya menjalankan protokol kesehatan tersebut, namun tetap saja masih susah diberi tahu.” Ucap Abdul Karim, S.Pd. Selaku Kepala desa Kucur yang telah menjabat selama 3 periode saat diwawancarai. (16/07/2020)

 

Desa kucur merupakan salah satu desa di kabupaten Malang yang masih belum terdapat kasus positif covid-19. Namun kecamatan Dau merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Malang yang berzona merah. Tanggal 19 Juli 2020, Satgas COVID-19 kabupaten Malang mengatakan bahwa jumlah ODP sebanyak 25, PDP sebanyak 34 dan Positif sebanyak 15 di kecamatan Dau. Jumlah angka tersebut kami dapatkan dari update situasi peta sebaran COVID-19 di Jawa Timur yang dirilis oleh Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur.(Red)