Adik Tikam Kakak Sendiri Hingga Nyaris Tewas

0
79
Kasat Reskrim Polresta Mojokerto AKP Sodik Efendi. Foto/Tritus Julan

Mojokerto,(GerakJatim.com) – Warga Lingkungan Sinoman, Kelurahan Miji, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, gempar. Mereka digegerkan dengan adanya seorang wanita dalam kondisi berlumuran darah di kamar mandi.

Korban diketahui sebagai Maria, wanita berusia 67. Ia ditemukan warga dalam kondisi tak berdaya di dalam kamar mandi rumahnya. Saat itu, Maria dalam kondisi berlumuran darah. Ia mengalami luka tusukan senjata tajam.

Salah seorang warga Suparman mengungkapkan, aksi penikaman itu baru diketahui setelah warga mendengar teriakan meminta tolong dari dalam rumah tersebut. Warga yang penasaran, lantas berusaha mencari sumber suara teriakan minta tolong tersebut.

“Kondisinya kan pagar rumah itu dikunci, warga akhirnya mendobrak dan berhasil melewati pintu samping untuk memastikan kondisi korban,” kata Suparman kepada awak media di lokasi kejadian, Rabu (15/4/2020).

Setelah berhasil masuk ke dalam rumah, warga pun terkejut saat mendapati Maria di dalam kamar mandi dalam keadaan terkunci. Ketika itu, wanita paruh baya itu sudah dalam kondisi berlumuran darah akibat luka dibagian tubuhnya.

“Saat dicek ternyata wanita itu, sudah berlumur darah di dalam kamar mandinya. Ya kemungkinan ditusuk pakai pisau, saya tadi lihat banyak sayatan pada bagaian wajah dan tangan,” imbuh Suparman.

Upaya warga menyelamatkan Maria itu ternyata diketahui pelaku penikaman, yakni Putut. Pria berusia 40 tahun itu merupakan adik Maria. Banyaknya warga yang berdatangan, membuat putut berusaha melarikan diri keluar rumah.

“Pelaku itu kemungkinan mencoba melarikan diri. Tadi saat keluar dari rumah, tangan pelaku ini kelihatan kalau berlumuran darah. Namun pelaku sudah tidak membawa sajam,” jelasnya.

Sejumlah warga yang mengetahui hal itu, langsung berusaha untuk menangkap Putut. Hingga akhirnya, Putut berhasil diamankan, dan diserahkan ke petugas kepolisian yang tak lama tiba di lokasi. Sementara, korban langsung dilarikan ke rumah sakit.

Suparman mengaku tak mengetahui apa yang melatar belakangi Putut tega menikam kakaknya itu. Namun, ia menyebutkan jika Putut diketahui memiliki ganguan kejiwaan sejak lama. Kendati demikian, ia tak berani menyimpulkan penyebab penikaman itu.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Sodik Efendi menuturkan, hingga sampai saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus penganiayaan ini. Pihaknya masih berupaya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

“Kita masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pelaku. Selain itu kita juga masih akan menggali keterangan kepada sejumlah saksi-saksi untuk mengungkap motifnya apa. Jadi dugannya seperti apa, kita masih dalami,” kata Sodik.

Dari hasil pemeriksaan awal, lanjut Sodik, korban diketahui ditusuk pelaku dengan mengunakan senjata tajam pada bagaian punggung dan kepala. Disingung soal kejiwaan pelaku, Sodik belum bisa memastikan, apakah pelaku mengalami gangguan kejiwaan.

“Untuk kondisi kejiwaan pelaku, nanti biar ahlinya saja yang menjawab,” tandas mantan Kasat Reskrim Polres Kabupaten Blitar ini. (eyt)

 

 

 

Sumber: jatim.sindonews.com