Gara-gara Rem Blong, Dua Gadis Tewas Di Jalur Ekstrem Wisata Pacet

0
174

Surabaya,(GerakJatim.com) – Jalur ekstrem wisata Pacet, Kabupaten Mojokerto kembali menelan korban. Dua gadis asal Jombang tewas menabrak pembatas jalan gara-gara rem blong.

Kedua korban kecelakaan tunggal yakni Rodulotul Firdausiyah (20) dan Fitriyah Anggraini (21). Kedua gadis ini warga Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno, Jombang.

Relawan yang biasa berjaga di jalur ekstrem Pacet Ahmad Faizin (32) mengatakan, kedua korban berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Vario bernopol S 3787 YV. Mereka dalam perjalanan turun dari kawasan wisata Sendi menuju ke Pacet, atau dari selatan ke utara.

“Korban menabrak pembatas jalan. Satu korban meninggal di lokasi, satunya lagi meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit,” kata Faizin saat dikonfirmasi, Minggu (4/4/2021).

Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto Ipda Wihandoko menjelaskan, sepeda motor tersebut dikemudikan Roudlotul. Sedangkan Anggraini duduk di kursi penumpang.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan Roudlotul tewas seketika di lokasi dengan luka di kepala belakang dan pelipis kiri. Sedangkan Anggraini tewas akibat patah tulang rusuk sebelah kiri. Sehingga melukai jantung dan paru-parunya.

“Jenazah kedua korban saat ini di RS Sumberglagah, Pacet,” kata Wihandoko.

Menurutnya, korban kecelakaan sampai di Jalan Raya Gerilya, Desa/Kecamatan Pacet sekitar pukul 10.30 WIB. Sepeda motor korban mengalami rem blong. Kerusakan sistem pengereman mengakibatkan motor matic itu hilang kendali di jalan menurun itu. Sehingga korban langsung menabrak pembatas jalan di Tikungan Obech, tepat di atas Sungai Kromong.

“Sepeda motor korban mengalami gagal fungsi rem. Sehingga korban tidak bisa menguasai laju kendaraannya dan menabrak pembatas jalan di sebelah utara,” jelasnya.