Jahe dan Temulawak Mulai Diborong Warga di Surabaya

0
14
Kunyit, Jahe, dan Temulawak jadi komoditas yang paling diburu warga di Pasar Wonokromo Kota Surabaya, Rabu (4/3/2020). Foto/SINDONews/Ali Masduki

Surabaya,(GerakJatim.com) – Sejak tiga hari terkahir, empon-empon berupa Kunyit, Sirih, Jahe dan Temulawak menjadi salah satu komoditas yang paling dicari di Pasar Wonokromo Kota Surabaya.

Fitri Nur Aini, salah satu pedagang mengaku sejak tiga hari yang lalu banyak warga yang berburu empon-empon dilapaknya. Penjualan bahan obat-obatan tradisional itu bahkan naik hingga tiga kali lipat.

“Omzetnya ya alhamdulillah,” katanya sambil menimbang temulawak di lapaknya, Rabu (4/3/2020).

Di sisi lain, komoditas tersebut susah didapatkan dari tengkulak. Hal itu dikatakan oleh Sukiman, pedagang empon-empon yang sudah puluhan tahun berlangganan pada salah satu tengkulak di Pasar Keputran Surabaya.

“Biasannya di Pasar Keputran ditumpuk-tumpuk dan berlimpah, sekarang susah. Semalam habis maghrib kesana gak dapet,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Guru Besar Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Mangestuti Agil yang fokus terhadap kajian obat-obatan tradisional menuturkan, satu hal penting untuk menguatkan imunitas atau kekebalan tubuh adalah dengan mengonsumsi rempah-rempah tradisional atau yang bisa disebut empon-empon.

Karena sebaran virus Corona sudah masuk ke Indonesia, maka tak ada salahnya masyarakat kembali mengkonsumsi empon-empon. Sebab sistem ketahanan dan kekebalan tubuh menjadi kunci utama bagi manusia untuk menangkal berbagai virus.(eyt)

 

 

 

Sumber: jatim.sindonews.com