Jalan Rusak Parah dan Sering Terjadi Kecelakaan, Warga Penjalinan Bangkalan Gelar Aksi Amal-amal Buat Perbaikan

0
452
Salah satu warga saat menutupi lubang dengan batu. foto: Cak Aziz/GerakJatim

Bangkalan,(GerakJatim.com) – Sekelompok Warga mengadakan penggalangan Amal untuk perbaikan jalan utama yang rusak parah. Langkah ini mereka lakukan karena keluhan jalan rusak tidak mendapat tanggapan pemda setempat. Padahal akibat kerusakan jalan itu, banyak korban luka karena menghindari jalan berlobang.

Jalan yang rusak itu sepanjang kurang lebih 3 Km dan titik terparah terletak di Desa Penjalinan, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan. Jalan tersebut termasuk jalan alternatif dari jembatan Suramadu, dan menghubungkan tiga Kecamatan, Kwanyar, Modung, dan Blega.

Tak hanya menggalang amal, mereka juga sambil mengerjakan dan menambalnya dengan batu. Kegiatan tersebut mereka lakukan sejak (4-3-2020).

salah satu titik terparah yang berlubang. Foto: GerakJatim

Tri Supandi Warga sekitar menuturkan bahwasanya sering sekali jalan tersebut memakan korban bahkan hingga korban jiwa.

“Jalan ini sudah bertahun-tahun rusak. Sudah banyak korban terluka sampai ada yang meninggal. Sampai bingung kami, gimana caranya agar jalan ini diperbaiki,” kata ketua kartar Desa Pangeran Geddungan tersebut kepada gerakjatim.com, Sabtu (12/3/2020).

Pantauan gerakjatim.com, jalanan itu banyak berlubang. Dengan diameter dan ke dalam bervariasi. Jika kondisi hujan, lubang jalan akan tertutup air dan membahayakan pengendara. Utamanya bagi pengendara roda dua.

salah satu titik terparah yang berlubang. Foto: GerakJatim

Informasi yang didapat dari Kepala Desa Pangeran Geddungan Bahri, Bahwa seorang nenek dan anak meninggal dunia. Mereka naik motor dan menghindari jalan berlubang. Sepeda diarahkan ke tengah, dan terjatuh.

“Kejadiannya beberapa hari yang lalu. Kejadian itu juga yang membuat kami sepakat melakukan aksi ini. Kami tidak mau jatuh korban lagi karena tidak adanya perhatian pemda,” Ujar Bahri.

Bahri juga sering menginformasikan pada pemerintah setempat disaat Musrembang, namun sampai saat ini belum ada respon.

“saya berharap kepada dinas terkait untuk segera menindak lanjuti aksi warga tersebut agar segera diperbaiki, dan tidak memakan korban lagi,” tutup bahri.(Cak Aziz/zi)

Berikut Video jalan yang rusak