Ombak Besar Di Pantai Lumajang, Akibat Perubahan Cuaca

0
2065

Lumajang, (Gerakjatim.com) – Dikarenakan perubahan cuaca di wilayah Kabupaten Lumajang, ombak pantai selatan meninggi dan membuat air laut pasang, Salah satunya terjadi di pantai Watu Pecak Kecamatan Pasirian Dan sejumlah pantai di Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang.

Akibat kejadian ini, puluhan rumah dan warung warung nelayan yang ada di daerah pesisir pantai tersebut diterjang air laut setinggi 3 meter, Kamis (28/5/2020).

Kepala Bidang Kesiapsiagaan Logistik, dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo mengatakan, “Terjadinya air laut pasang kali ini mengakibatkan ombak tinggi hingga meluap ke pemukiman para nelayan di pesisir pantai tidak bisa kita prediksikan, Namun, karena curah hujan yang tinggi mampu berubah menjadi hangat hingga bisa menjadikan ombak meninggi” kata Siswoyo

“Ini merupakan perubahan cuaca dari musim hujan ke musim kemarau,masa pergantian ini sering kita sebut sebagai masa Panca Rubo” imbuhnya.

Wawan pun mengungkapkan, “Bahwa fihaknya sudah berkoordinasi dengan semua jajaran nya untuk terjun langsung kelapangan, guna memantau kondisi perkembangan di daerah tersebut”

Guna mengantisipasi terjadinya air laut pasang susulan yang lebih besar, para nelayan Kecamatan Tempusari, Kecamatan Pasirian & sekitarnya, harus mengungsikan barang-barangnya.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, mengimbau agar semua para nelayan tidak lagi melaut sementara, mengingat kondisi cuaca saat ini sulit untuk diprediksi.

Untuk semua warga masyarakat baik dari wilayah kabupaten Lumajang atau dari wilayah lain, agar tidak datang ke pesisir pantai selatan.

Saat jurnalis Gerakjatim.com Biro Lumajang mewawancarai Kepala BPD Lumajang, mengenai kesiapan BPBD Lumajang dalam mengantisipasi pengunjung tempat wisata pantai di wilayahnya menuturkan,
“Kami sudah siagakan petugas di sejumlah Tempat wisata pantai yang biasa dikunjungi wisatawan, mengingat saat ini momen Lebaran” jelasnya.

“Tapi kami tetap akan melarang wisatawan untuk berkunjung ketempat wisata pantai, selain karena faktor cuaca saat ini yang sulit diprediksi, semua ini kami lakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayahnya” pungkas.(Ali/Red)