Pemuda Malang Pemburu Biawak Ditemukan Tidak Bernyawa di Coban Baung

0
440

Malang,(Gerakjatim.com) – Niatnya berburu biawak di sungai, namun justru bernasib naas. Nasib inilah yang menimpa Hendrik alias Bendel (30), warga Jl. Gunungjati Rt.21 Rw.05 Desa Pandanlandung Kec. wagir Kab. Malang Jatim. Minggu (20/12) siang. Dia tewas setelah tenggelam di Coban Baung.

Korban tenggelam karena tidak bisa berenang. Sebelumnya dia jatuh terpeleset ke dalam Coban Baung ketika mengejar seekor biawak. Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dibawa pulang ke rumah duka.

“Tubuh korban ditemukan sekitar 1,5 jam setelah jatuh tenggelam di Coban Baung. Kemudian langsung dibawa pulang ke rumah duka,” ucap Agus Demit relawan SAR Kabupaten Malang.

Ceritanya, korban bersama dengan temannya bernama Ari Sugeng Kurniawan (20) warga Dsn. krobyoan Rt.03 Rw.08 Desa Jedong Kec. wagir Kab.Malang, pergi berburu biawak di sungai. Mereka berangkat dengan membawa beberapa ekor anjing. Berburu hewan di sungai ini biasanya disebut geladak.

Korban Hendrik sendiri, sudah biasa berburu biawak setiap hari Minggu. Sampai di Coban Baung yang berada di Dusun Krobyokan, Desa Jedong, Kecamatan Wagir sekitar pukul 12.00 wib.

Kemudian salah satu anjing miliknya, melihat seekor biawak yang kemudian mengejarnya. Korban juga spontan ikut mengejarnya. Mungkin karena kurang hati-hati, dia jatuh terpeleset lalu tenggelam di Coban Baung.

Temannya Ari yang mengetahui, tidak berani menolong. Dia berlari ke perkampungan untuk meminta bantuan warga. Selanjutnya warga melakukan pencarian dengan cara menyelam.

Sekitar 1,5 jam dilakukan pencarian, tubuh korban akhirnya ditemukan. Namun kondisinya sudah tidak bernyawa. Jenazah lantas dibawa pulang ke rumah duka. Kejadian itu juga langsung dilaporkan ke Polsek Wagir.

Kanitreskrim Polsek Wagir Aipda Joko membenarkan kejadian itu. “Jenazahnya hanya dimintakan visum luar. Keluarganya tidak mau dilakukan otopsi dengan membuat surat pernyataan tertulis,” paparnya.(Red)