Polsek Kamal Tidak Memberi Izin, Warga Tetap Nekat Gelar Orkesan Adella

0
2785

Bangkalan,(Gerakjatim.com) — Pementasan musik bersekala besar kembali di gelar dimasa pandemi covid-19, titiknya terletak di desa Kebun, kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, kamis (17/9/2020)

salah satu warga kamal yang satu ini sudah sangat nekat dengan hajatnya menggelar konser dangdut di tengah pandemi.

Saat di mintai info (via WhatsApp) oleh jurnalis gerakjatim.com tentang izin pagelaran tersebut, Kapolsek Kamal AKP. H. ABD KADIR. SH menerangkan bahwa “Saya tidak memberikan izin terhadap siapapun, kebetulan yang menggelar hajatan tersebut adalah salah satu anggota pemerintah kecamatan kamal yang sudah mendapatkan izin langsung dari Bupati Bangkalan (RKH ABD LATIF AMIN IMRON”, Ungkapnya.

Dengan adanya pementasan tersebut, jelas bahwa oknum petugas kecamatan kamal tersebut sudah melanggar aturan Pemerintah yang dengan jelas melarang untuk menggelar acara yang menimbulkan kerumunan massa di tengah wabah yang semakin meningkat penderitanya.

Padahal, Kapolri sudah mengeluarkan larangan melalui maklumat Kapolri Nomor : Mak / 2 / III / 2020 tentang Kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona (Covid-19).

Diketahui dalam maklumat Kapolri itu, secara rinci dijelaskan beberapa kegiatan yang dilarang selama virus corona masih mewabah di Indonesia di antaranya; pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan dan kegiatan lain yang sejenis.

Jika masih ngotot melanggar, maka ada ketentuan yang berlaku dan pihak penyelenggara bisa di seret pidana. Seperti ketentuan yang berlaku dalam UU No4/1984 pasal 14, menghalangi penanggulangan wabah di ancam pidana satu tahun penjara, UU No6/2018 pasal 93 setiap orang menghalangi karantina kesehatan diancam pidana satu tahun denda Rp100 juta, serta pasal KUHP lainnya seperti pasal 212 KUHP, pasal 214 KUHP, pasal 216 ayat 1 KUHP, dan pasal 218 KUHP. (Amir/red)