Sempat Menghilang 7 Hari, Pemuda Trenggalek Ditemukan Tewas di Dasar Jurang Sedalam 20 Meter

0
88
Jenasah korban saat dievakuasi petugas.Foto: Adhar Muttaqin

Trenggalek,(GerakJatim.com)¬†–¬†Seorang pemuda Trenggalek ditemukan tewas di dasar jurang sedalam 20 meter di ruas jalan raya Kampak-Munjungan. Korban diduga mengalami kecelakaan tunggal.

Kapolsek Kampak AKP Anwar, mengatakan korban yang diidentifikasi bernama Rido Andikatama (26) warga Desa Timahan Kecamatan Kampak ditemukan di dasar jurang Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak bersama sepeda motornya Honda Vario AG 4612 RCZ.

“Pertama kali mayat korban ditemukan oleh warga yang sedang mencari rumput. Dia curiga karena mencium bau busuk di sekitar lokasi,” kata AKP Anwar, Sabtu (7/3/2020).

Saksi mencoba mencari sumber bau tersebut, hingga akhirnya dia dikejutkan sesosok mayat laki-laki yang kondisinya mulai membusuk. Sedangkan tidak jauh dari lokasi korban ditemukan sepeda motor diduga milik korban.

“Mendapatkan informasi itu kami koordinasi dengan unit Inafis Polres Trenggalek serta Basarnas untuk langkah evakuasi dan identifikasi,” ujarnya.

Proses evakuasi memakan waktu sekitar satu jam. Tim Basarnas harus mengevakuasi korban dengan menggunakan tali. Sebab lokasi kejadian berupa jurang dengan kemiringan ekstrem.

Kepala Pos Basarnas Trenggalek Yoni Fariza, mengatakan posisi jasad korban terjepit ranting pepohonan yang ada di dasar jurang. “Kendalanya karena posisi mayat yang terjepit, tapi Alhamdulillah sudah berhasil kami evakuasi,” ujar Yoni.

Jasad korban langsung dibawa ke RSUD dr Soedomo Trenggalek guna dilakukan proses visum dan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Kampak AKP Anwar, menjelaskan korban Rido diperkirakan telah meninggal dunia 7 hari yang lalu. Korban awalnya berada di rumah mertuanya di Desa Ngadimulyo. Selanjutnya hari Minggu yang bersangkutan berpamitan akan mengambil kain jarit di rumah orang tuanya di Desa Timahan.

“Saat itu sekitar jam 11 siang dan kondisi cuaca hujan. Nah setelah korban berangkat sudah tidak diketahui keberadaannya, ditelepon juga tidak bisa,” kata Anwar.

Hasil penyelidikan sementara korban diduga mengalami kecelakaan tunggal sehingga terperosok ke dasar jurang sedalam 20 meter. Saat ini jasad korban telah dikembalikan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.(fat/fat)

 

 

 

 

 

Sumber: news.detik.com/jawatimur