Nyawa Siswa SMP di Sumenep Tak Tertolong Usai Tenggak Miras Oplosan

0
160
Petugas mendatangi keluarga korban (Foto: Istimewa)

Sumenep,(GerakJatim.com)¬†–¬†Nyawa seorang pelajar kelas 2 SMP di Desa Lenteng Barat, Sumenep, Madura, tak tertolong. Pelajar usia 15 tahun itu tewas keracunan usai menenggak miras oplosan hasil racikannya.

Kapolres Sumenep AKBP Deddy Supriadi mengatakan korban meninggal akibat mengonsumsi minuman berenergi serbuk dicampur alkohol 70 persen. Korban diketahui mengonsumsi miras di rumah seorang temannya bernama Su’aidi (25) yang juga turut minum miras oplosan tersebut.

“Korban ini membawa minuman alkohol 70 persen dan 2 bungkus minuman serbuk kemudian diracik sendiri di rumah temannya Su’aidi yang juga ikut minum,” kata Deddy dalam keterangannya kepada detikcom, Minggu (12/4/2020).

Sebelum tewas, tutur kapolres, hari Sabtu (11/4) korban pamit ke keluarganya akan pergi melayat ke rumah temannya. Namun korban malah pulang diantar temannya dalam keadaan mabuk.

“Korban pamit pergi melayat ke rumah temannya. Tapi tidak bilang detailnya ke rumah siapa. Kemudian ia diantar pulang oleh temannya yang juga ikut minum ke rumah. Korban ini minum berdua dengan temannya yang mengantarkannya,” terangnya.

Mengetahui kondisi korban yang terus muntah, pihak keluarga kemudian membawa ke puskesmas setempat. Namun karena semakin parah, korban kemudian dirujuk ke RSUD dr H Moh Anwar, Sumenep.

“Sempat dibawa ke Puskesmas Ganding dan kemudian pada pukul 10.00 Wib dirujuk ke RSUD dr H Moh Anwar, Sumenep untuk mendapatkan penanganan medis di ruang IGD. Tapi kemudian korban meninggal,” jelasnya.

Polisi pun mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya 1 botol vodca, 1 botol whisky, 1 botol Krating Daeng, 1 botol alkohol 70%, dan 2 sachet minuman serbuk.(fat/fat)

 

 

 

 

Sumber: news.detik.com/jawatimur