Tinggalkan Surat, Wanita Hamil Asal Kepanjen Ceburkan Diri Ke Sungai Brantas

0
653

Malang,(GerakJatim.com) – Sesosok mayat perempuan hamil dalam keadaan bugil ditemukan di waduk Sengguruh di Kepanjen, Malang. Perempuan yang sudah menjadi mayat tersebut diduga bunuh diri.

Sebelum bunuh diri, perempuan berinisial SC (42) meninggalkan secarik surat. Surat berisi pesan pendek itu ditujukan kepada suaminya.

Kapolsek Kepanjen Kompol Yatmo mengatakan sebelum meninggalkan rumah, korban sempat meninggalkan surat untuk suaminya dan kemudian bunuh diri.

“Isi suratnya, Wes, mas, Awake Dewe sampek sakmene ae (Sudah, mas, kita sampai di sini saja),” beber Yatmo menerangkan isi surat korban, Sabtu (20/3/2021)

Yatmo belum mengetahui dengan jelas cerita di balik temuan surat tersebut. Yang pasti korban saat ditemukan tengah hamil anak keduanya. Korban dikabarkan hilang pada Kamis (18/3), sekitar pukul 22.00 WIB. Korban dilaporkan sempat menghilang dari kediamannya yang berlokasi di Kepanjen.

“Berdasarkan keterangan keluarga, korban tengah hamil anak keduanya. Untuk penyebab kematiannya, korban diduga bunuh diri di Sungai Brantas,” kata Yatmo.

Relawan Tagana Dinas Sosial Kabupaten Malang, Mustofa, mengatakan keluarga sempat mencari korban. Di Jembatan Ketapang, ditemukan sandal korban.

“Anak korban tahu kalau ibunya tidak ada, akhirnya ia bilang pada ayahnya, lalu dicari sampai ke Jembatan Ketapang. Di sana mereka menemukan sandal korban berwarna merah,” kata Mustofa.

Dari keterangan itu, diduga kuat bahwa korban telah menceburkan diri ke sungai Brantas.

Pada tubuh korban ditemukan luka robek pada kaki kanan, tangan kanan, dan kepala. Diduga luka itu akibat benturan pada saat hanyut dan tersangkut di trasrack intake gate

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar Malang untuk keperluan visum.