Banyak Jalan Berlubang Di Sidoarjo, Komunitas ILS: Kami Tambal Untuk Meminimalisir Kecelakaan

0
65

Sidoarjo,(GerakJatim.com) – Giat sosial penambalan jalan untuk meminalisir laka karena jalan berlubang. Rakyat bergerak, rakyat peduli nyawa ribuan  masyarakat pengguna jalan.

Mengutip asas Polri dalam penanganan pengamanan pandemi covid 19, Salus Populi Suprema Lex Esto.
Searah dengan asas tersebut menjadi spirit  relawan Info Lantas Sidoarjo untuk bergerak menambal jalan berlubang demi keselamatan masyarakat pengguna jalan di daerah Kecamatan Prambon, Sidoarjo , Minggu,(10/01/2021).

Relawan Info Lantas Sidoarjo bergerak swadaya menambal jalan berlubang guna  meminalisir laka para pengguna jalan.Puluhan sampe ratusan orang mengalami kecelakaan karena jalan rusak atau berlubang di jalan alternatif  Desa Wonoplintaan Kecamatan prambon menuju Kecamatan Tulangan  Kabupaten Sidoarjo tepatnya jalan monumen Prambon ke arah Tulangan.

Koordinator ILS Kecamatan Prambon Cak Hend bergotong royong bersama anggotanya menginisiasi penambal jalan rusak guna memperkecil kecelakaan di jalan alternatif tersebut. Sisa bekas material  aspal dari dinas PU Bina Marga  Sidoarjo digunakan untuk menambal jalan berlubang.

“Atas kesadaran dan niat ingin mengurangi korban jiwa karena jalan rusak, kami dan anggota ILS Korcam Prambon melakukan giat tambal jalan rusak  didaerah  Wonoplintaan  sampai Desa Jedongcangkring Prambon,” ujar Pur Hendo, warga Wirobiting Prambon tersebut.

Pantauan awak media material bekas aspal dari dinas PU Bina Marga  yang digunakan untuk tambal jalan oleh relawan ILS ternyata hanya cukup sampai di jalan desa  Kedung Kembar.

Menurut Cak Hend, bergerak mulai jam 15.00  WIB target penambalan jalan ini sebenarnya sampai dengan Patung Kuda Desa Jedongcangkring karena kehabisan material aspal dan solar, akhirnya hanya terhenti disekitar jalan desa Kedungkembar pada pukul 18.00 WIB.

” Saya berharap para pengendara lebih berhati hati pada waktu melewati jalan di desa Kedungkembar sampai Jedong cangkring karena masih banyak jalan yang rusak dengan kedalaman sekitar 5-8 cm,” tambah Cak Hend panggilan akrabnya.

Kondisi jalan rusak yang  banyak mengakibatkan laka di Sidoarjo  seperti diberitakan sebelumnya memang menjadi atensi khusus PJ Bupati Dr Hudiono Msi dan Anggota Dewan di Komisi C DPRD Sidoarjo. Diinfokan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Alam ( PUBMSDA) yang mempunyai wewenang dalam memperbaiki fasilitas jalan rusak sempat menjadi sasaran kritikan para anggota dewan yang lambat merespon dan memperbaiki  jalan rusak pada hari Rabu 30/12/2020.

Secara terpisah pihak media mencoba menghubungi salah satu anggota DPRD Komisi C melalui nomer WhatsAppnya  yang membidangi Pembangunan  Iswahyudi  selaku sekretaris komisi C yang berasal  dari Kecamatan Prambon untuk menanggapi aksi relawan ILS ini, namun sampai dengan berita ini di muat masih belum ada tanggapan.

 

 

 

Jurnalis holik