Curah Hujan Tinggi, Kodim 0820 Probolinggo Mengajak Masyarakat Tigasan Gotong Royong Mebersihkan Sungai dan Perbaiki Jalan

0
68
Kodim 0820 bersama warga saling Gotong Royong menjaga lingkungan.(Foto:istimewa)

Probolinggo,(GerakJatim.com) – Untuk mengatasi dampak banjir akibat curah hujan yang tinggi KODIM 0820 Probolinggo bersama warga bergotong royong, Sabtu, (07/03/20).

Salah satunya seperti yang terjadi di Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Sungai yang mengalir melalui desa ini, beberapa hari yang lalu meluap karena tak mampu menampung air hujan dan kiriman air dari daerah diatasnya, sehingga jembatan yang digunakan oleh masyarakat untuk beraktifitas sehari-hari terganggu.

Kegiatan Karya Bhakti diawali dengan Do’a bersama dan pengarahan dari Serda Rokib, Babinsa Desa Tigasan Wetan Koramil 0820/03 Leces, dan penyampean sasaran kerja bhakti yang akan di kerjakan serta membagi warga yang diperuntukkan melaksanakan pembersihan sisa-sisa sampah paska banjir dan yang melaksanakan pengecoran jalan yang terputus akibat tergerus air luapan sungai akibat banjir.

Bapak Nisan, Kepala Desa Tigasan Wetan, mengatakan,

“kita melaksanakan kegiatan gotong membersihkan sekitaran pingiran sungai dan mekakukan pengecoran jalan yang terputus akibat gerusan air saat banjir luapan dari sungai yang tak mampu menampung derasnya air,” Ujarnya.

Panjang jalan yang terputus kurang lebih sepanjang 6 meter, bila tidak segera diperbaiki tentunya akan sangat berbahaya bagi pengguna jalan dan pasti kerusakannya akan bertambah panjang.

“Saya sebagai Kepala Desa dan atas nama warga sangat bersyukur dan berterimakasih, memiliki Babinsa seperti Pak Rokib (Serda Rokib) yang sangat peduli dengan kesulitan lingkungan sehingga bisa terlaksana kerja bhakti ini atas inisiatif dan dorongannya maka bisa terlaksana hari ini,” Tambah Kades tersebut.

Di waktu yang sama, Serda Rokib dengan senyumannya yang Khas mengatakan gotong royong merupakan kebudayaan yang sudah mengakar dan mendarah daging.

“Persatuan adalah landasan semangat yang sejak dulu digunakan oleh para pejuang untuk membangun bangsa dan Negara ini, dengan budaya gotong royong merupakan salah satu perwujudan nyata dari semangat persatuan masyarakat Indonesia,” Ujar Sersan Dua Tersebut.

“maka saya sebagai Babinsa dan merupakan bagian dari satuan teritorial yang harus mampu mewujudkan amanah dari 8 Wajib TNI maka saya wujudkan dengan mengajak masyarakat dan perangkat desa untuk mengatasi kesulitan rakyat,” Tutup Serda Rokib. (suprapto)