Fatchul Muid Bersama Pengurus NasDem Kecamatan Kenjeran Menyapa Warga Di Randu Agung Kelurahan Sidotopo Wetan

0
120

Surabaya, (GerakJatim.com) – Fathul Muid bersama DPC Nasdem Kenjeran menyapa warga Randu Agung di balai RW 10, Kamis (23/07/2020).

 

Saat menyapa warga banyak sekali keluhan yang di sampaikan ke Wakil DPD Nasdem ini, tak tersentuhnya pembangunan oleh Pemkot Surabaya di wilayah ini, serta kondisi jalan yang sangat memprihatikan hingga rincuhnya pendaftaran murid baru melalui jalur zonasi, padahal letak sekolah tersebut sangat dekat bahkan kalah dengan warga pendatang.

 

Menurut H. Fathul Muid, Kepengurusan kampung di tempat tersebut sangat kompak dalam membangun kampungnya, dimana warga mengaku Pembangunan kampung Selama ini sering dilakukan secara swadaya dan gotong royong dari warga kampung.

 

 

Warga juga mengeluh dimana Setiap kali musim hujan selalu banjir dan membahayakan, karna banyak jalan yang rusak dan bergelombang.

 

 

Muid juga menerangkan, Harapan pengurus kampung kedepan adalah agar pemerintahan yang akan datang bisa memperhatikan kampung-kampung dan melakukan pembangungan tidak hanya berpusat di tengah kota saja.

 

Menurut Fatchul Muid selaku wakil ketua DPD Partai NasDem kota Surabaya,” kota Surabaya bisa lebih baik kalau kekuatan politik tidak di kuasai hanya satu kekuatan politik saja tapi Surabaya butuh keseimbangan politik, jadi jangan ada lagi singgle majority seperti jaman order baru yang mana kekuatan politik hanya bertumpu pada satu partai saja”.

 

“Akhirnya tidak ada cek and balance dalam pemerintahan, Terkait sistem pendaftaran murid baru deny sistem zonasi, perlu mendapat perhatian khusus terkait surat domisili, karena sering di salah gunakan dengan menggunakan surat domisili abal abal” Terang Anggota DPRD periode 2014-2019 silam.

 

 

” Anggaran Pendidikan harus diperbesar lagi karena untuk membangun suatu bangsa harus di mulai dari pendidikan, Dengan demikian kita bisa membuka sekolah-sekolah baru yang mana di setiap kelurahan dipastikan ada sekolah SD maupun SMP” pungkas Muid.(Zi/Red)