GMDM BPK Bersama Pemerintah Kabupaten Lumajang Bagi Sembako Imbas Covid-19

0
121

Lumajang, (GerakJatim.com) – Menindaklanjuti himbauan pemerintah pusat, akan upaya menutup dan mempersempit penyebaran virus Corona (covid_19) disetiap daerah, Bupati kabupaten Lumajang Thoriqul Haq melakukan lockdown dan akan mengkarantina setiap warga perantau yang masuk kedaerah nya.

Program “NGRAMUT TONGGO SHODAQOH BERAS” pun diresmikan oleh Cak thoriq di Gor Wira Bakti, senin (06/04/2020).

Program tersebut adalah upaya pemerintah kabupaten Lumajang, untuk meringankan penderitaan masyarakat yang daerahnya terkena lockdown akibat virus Corona.

Tidak hanya dari kalangan TNI POLRI dan instansi yang ada, program bupati Lumajang itu menjadi sorotan serius oleh semua lapisan masyarakat, salah satunya Ormas GMDM BPK lumajang.

Mereka langsung melakukan Giat sosial bagi bagi sembako di beberapa daerah yang terkena imbas lockdown, diantaranya dilakukan di desa Banyuputih Lor kecamatan Randuagung dan Desa Krasak kecamatan Kedung Jajang.

Sembako pun langsung diserahkan ke pihak desa yang didampingi oleh Babin Kamtibmas setempat.

Menurut ibu Novi selaku ketua GMDM BPK lumajang.”Pihaknya akan terus berupaya mengkoordinir seluruh anggota dan semua masyarakat yang berkecukupan untuk menyisihkan sebagian rejekinya untuk warga yang daerahnya terkena lockdown” kata Novi

Senada dengan ketua GMDM BPK “Dan kami pun akan terus mendukung program pemerintah daerah atas segala kebijakan nya dalam menangani dan mencegah penyebaran virus Corona (covid_19) di kabupaten Lumajang”.
Tutup ibu Endang (koordinator rehabilitasi pecandu narkoba) yang di dampingi oleh Sekjen GMDM BPK lumajang.(Sholeh/Red).