HIMAPINDO Provinsi Riau Geram, Karena 3 tandan Sawit, Janda Ini Ditahan PTPN V

0
21

Riau, (GerakJatim.com) – Kejadian yang menimpa seorang ibu berstatus janda yang mengharuskan mengambil 3 tandan sawit milik PTPN V di kabupaten Rokan Hulu untuk bertahan hidup sungguh memprihatinkan, dimana pihak PTPN V menahan janda tersebut, Lantaran hal yang dilakukan PTPN V kepada ibu tersebut sudah tidak di terima akal, Hal ini juga membuat wakil DPRD provinsi Riau sekaligus pembina HIMAPINDO Provinsi Riau yaitu bapak H. Asri Auzar SH. M.Si ikut turun tangan dengan menyerahkan 20 tandan sebagai ganti dari 3 tandan yang di ambil oleh ibu tersebut, Jumat (05/06/2020).

Hal ini juga menunjukan bahwa perusahaan milik negara semestinya memperhatikan rakyat kecil di sekitarnya.

Kejadian ini mendapat tanggapan keras dari Hendra Eka Saputra, SE., M.SEI selaku ketua umum Himpunan Mahasiswa Pengusaha Muda Indonesia (HIMAPINDO) Provinsi Riau.

Hendra mengatakan, bahwa hal yang menyangkut dengan kepentingan perusahaan tentu harus menimbangkan kepentingan masyarakat sekitar, terlebih PTPN V adalah perusahaan BUMN dimana dalam UUD 1945 pasal 34 ayat 1 “Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara.”  Dan ayat 2 “Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan.”

” Terlihat jelas bahwa negara berperan penting sebagai terselenggaranya kesejahteraan rakyatnya, BUMN tentu aset rakyat yang juga semestinya dipertimbangkan untuk kepentingan rakyat, jadi sangat di sayangkan jika terjadi pencurian 3 tandan di area PTPN V dikarenakan adanya ketidak singkron nya antara perusahaan dengan kesejahteraan masyarakat sekitar” Ujar Hendra.(Red)