Jam Malam Tahun Baru, Pemkab Sidoarjo Akan Denda 5 Juta Bagi Pelanggarnya

0
1047

Sidaorjo,(Gerakjatim.com) – Untuk antisipasi cluster baru sebaran Covid19 Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan berlakukan jam malam pada libur tahun baru 2021, mulai 29 Desember 2020 hingga 2 Januari 2021 mendatang.

Masyarakat akan dilarang berkeluyuran keluar rumah. Setiap pelanggar jam malam akan dikenakan sanksi administrasi berupa denda.

“Saksi administrasi kepada para pelanggar jam malam berfariasi tergantung jenis pelanggaran. Sedangkan bagi pengelola tempat usaha akan didenda jauh lebih besar yakni mulai dari 5 juta rupiah hingga lebih,” papar Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji dalam jumpa pers nya di Mako Polresta Sidoarjo, Selasa (29/12/2020).

Sumardji menjelaskan, dengan aturan ini seluruh aktivitas warga di sejumlah titik keramaian seperti Mall, Pertokoan, warung agar menerapkan protokol kesehatan ketat. Stasiun dan juga terminal bus agar dihentikan.

“Semua sudah sepakat, sudah kita maping kan. Baik itu tempat umum, ataupun tempat area publik. Disitu ada cafe, warkop ada warung dan lainnya. Yang masih bandel maka kami akan melakukan penindakan berupa saksi administrasi. Dendanya berbeda. Bagi pengelola itu bisa dikenakan 5 juta rupiah, ” tegas Sumarjdi.

Sejumlah petugas gabungan TNI, Polri, Dishub, maupun Satpol PP juga akan melakukan patroli untuk memantau kegiatan masyarakat selama diberlakukan jam malam.

Sumardji menuturkan, Pemkab Sidoarjo akan berlakukan peraturan jam malam secara berbeda waktu dengan rincian, pada tanggal 29 hingga 30 Desember Jam Malam dimulai pukul 21.00 WIB sampai dengan pukul 04.00 WIB. Sedangkan pada malam pergantian tahun atau tanggal 31 Desember sejak pukul 18.00 WIB sampai pukul 04.00 WIB pagi.

“Dan Pada tanggal 1 Januari hingga 2 Januari 2021 nya tetap sama yakni diberlakukan pada pukul 21.00 WIB hingga 4 (empat) pagi,” terang Sumardji.

Sejumlah titik jalan protokol khususnya jalan masuk dari arah luar Sidoarjo menuju kawasan kota akan ditutup, sehingga siapapun yang hendak masuk kota Sidoarjo saat di berlakukan jam malam akan dipaksa putar balik keluar kota Sidoarjo.

“Tapi bagi masyarakat yang melakukan aktifitas bekerja silakan, tidak apa-apa. Yang dilarang itu adalah orang berkumpul, berkerumun. Maka kami sesuai dengan aturan payung hukum yang ada kami akan melakukan penindakan,” pungkas Sumardji.(Red)