Jaringan Data Dan Wifi Tak Kunjung Membaik, Tiga Pilar FORPIMKA Masalembu Angkat Suara

0
112

Sumenep, (GerakJatim.com) – Selama masa pandemi Covid 19 pemerintah menganjurkan semua aktivitas agar dikerjakan di rumah saja, dalam rangka memutus sebaran virus Corona, dengan mengandalkan program Online dalam melanjutkan rutinitasnya.

Hal tersebut berjalan mulus ketika berada di ruang lingkup jaringan data dan wifi yang normal.

Namun menjadi berbeda cerita ketika dihadapkan pada wilayah yang jaringan data dan wifinya dalam kondisi NOL FUNGSI, seperti yang terjadi di pulau Masalembu kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur.

Berlarutnya kondisi ini memicu protes dan komplin dari para pelanggan Wifi khususnya. Yang pada akhirnya tiga pilar FORPIMKA kecamatan Masalembu Kabupaten Sumenep turut angkat suara menyikapi kondisi ini.

Camat Masalembu “Heru Cahyono” ketika ditemui di rumah dinasnya pada selasa 16/06/2020 pukul 20.00 wib menjelaskan keprihatinannya.

“Saya sangat prihatin sekali dengan hilangnya fungsi jaringan wifi ini mas, dan yang paling menyentuh hati saya adalah ketika melihat betapa tersiksanya para murid dan siswa yang harus mengerjakan tugas-tugasnya secara online. Bagaimana mereka bisa melakukan tugas belajar mengajarnya kalau jaringannya kayak gini mas, iya kan ?” Tuturnya

Danramil Masalembu yang akrab disapa “Erlambang” juga menyampaikan dampak dari Nol Fungsi Wifi ini untuk wilayah kerjanya pada selasa 16/06/2020 pukul 21.00 wib di kantor Koramil Masalembu

“Kami merasa sangat kesulitan menerima dan mengirim hal-hal yang bersifat mendesak atau segera, seperti yang kita ketahui bahwa di masa pendemi ini kami dianjurkan agar mengirim laporan dan hal penting lainnya secara online” pungkasnya

Ditempat yang berbeda, kapolsek Masalembu “IPTU Rusdi” juga turut memberikan penjelasan dampak hilangnya fungsi jaringan wifi terhadap kinerja satuan yang dipimpinnya

“Yang paling terasa pengaruhnya di wilayah kerja kami yaitu pada saat kami harus mengirim laporan cepat secara online” jelas IPTU Rusdi, rabu 17/06/2020 jam 11.03 wib via phone

Keluhan-keluhan lainnya pun muncul dari kalangan yang berbeda, diantaranya relawan Tagana yang harus update cuaca tiga kali sehari, para jurnalis dan aktivis yang ada di kecamatan Masalembu, serta para insan-insan pendidikan setempat.

Sangat besar dampak minusnya kondisi jaringan data dan wifi di kecamatan Masalembu, yang meliputi semua aspek formal dan informal dan akses pelayanan publik.

Diharapkan ada aksi nyata dari pemerintah dan ataupun instansi terkait agar persoalan jaringan di kecamatan Masalembu segera normal.(Syaiful/Red)