Kapolres Tanjung Perak Tinjau Pelaksanaan Operasi Yustisi Gabungan di Jl. Pegirikan

0
10

Surabaya, (Gerakjatim.com) – Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., meninjau pelaksanaan kegiatan operasi penertiban masker Gabungan skala besar di depan Kelurahan Ampel Jl. Pegirikan Surabaya pada Senin (01/03/2021).

Kegiatan ini dilaksanakan, dalam rangka meninjau langsung kondisi para petugas Gabungan yang menggelar Operasi Yustisi Penertiban Masker serta memberikan motivasi dan moril bagi personel yang tergabung dalam Satgas tersebut.

Pelaksanaan yang dipimpin langsung Kapolsek Semampir Kompol Aryanto Agus, S.H., bersama Camat Semampir Ibu Siti Hindun Robbah dan juga Danramil Semampir Mayor Sumarsono, dimulai dengan Apel kesiapan dan arahan-arahan dalam melakukan tindakan kepada para pelanggar protokol kesehatan.

Hadir dalam pelaksanaan itu, Komandan Lantamal V Laksamana Pertama TNI Mohammad Zaenal, S.E., MM., M.Soc., Sc., Dandim 0830/ Surabaya Utara Kolonel Sriyono, Sprin Danlantamal V Mayor Sandra dan Kanit Regident Pomal Lettu Heri.

Adapun sasaran dalam pelaksanaan operasi Yustisi Gabungan ini yaitu para pengguna jalan mulai dari roda dua maupun lebih yang melintas dilokasi tak luput dari pantauan tim pemburu protokol kesehatan.

Selain melakukan peninjauan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak bersama Komandan Lantamal V Laksama Pertama TNI Mohammad Zaenal, S.E., MM., M.Soc., Sc., membagikan masker gratis kepada warga masyarakat yang melintasi dilokasi

Menurut Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., bahwa dalam pelaksanaan operasi Yustisi gabungan ini merupakan Implementasi dari sinergitas TNI-POLRI dan elemen pemerintah lainnya dalam percepatan Opupenanggulangan Covid-19 di Surabaya.

“Sinergitas ini merupakan upaya membantu pemerintah dalam percepatan penanggulangan Covid-19 di Surabaya khususnya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” ungkapnya.

Lanjut Kapolres, dalam pelaksanaan operasi Yustisi Gabungan ini masih didapati warga yang kedapatan tidak memakai masker dan itupun langsung diberikan sanksi.

“Sanksinya bervariasi, mulai dari denda sebesar Rp.150 ribu sampai dijatuhi sanksi berupa dibawa ke kantor Satpol-PP untuk dilakukan pembuatan surat pernyataan tidak akan melanggar protokol kesehatan lagi,” ucapnya.

Kapolres juga berharap kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan (Prokes) untuk tetap memakai masker setiap beraktifitas dimana saja.

“Saya harap masyarakat patuh bukan kerana takut kena denda atau sanksi, tapi takut karena terpapar virus corona,” tuturnya.

Selain itu Kapolres juga menyampaikan, bahwa kegiatan operasi ini terus dilakukan secara rutin di wilayahnya untuk menekan penyebaran Covid-19.

“Kami yakin dengan seringnya dilaksanakan operasi ini masyarakat akan disiplin menggunakan masker, sehingga penyebaran Covid-19 dapat ditekan,” ujarnya. (Rena)