Kasus Positif COVID-19 di Jawa Timur Bertambah 27 kasus, 57 Sembuh, 17 Meninggal

0
351
Peta sebaran corona di Jatim (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)

Surabaya,(GerakJatim.com) – Kasus positif corona atau COVID-19 di Jawa Timur bertambah 27 kasus. Kini, total ada 223 kasus positif corona di Jatim.

Tambahan kasus positif ini berasal dari berbagai daerah. Rinciannya ada 1 dari Kota Batu, 2 dari dari Lumajang, 3 dari Gresik, 1 dari Bangkalan, 1 dari Nganjuk, 2 dari Tulungagung, dan 2 dari Sidoarjo.

Ada pula 1 tambahan pasien dari Jombang, 2 asal Ponorogo, 1 dari Kota Kediri, 9 dari Surabaya, 1 dari Pacitan, dan 1 asal Bojonegoro.

“Kami melihat ada tambahan yang positif. Artinya kewaspadaan dan kesiapsiagaan kita harus kita lipat gandakan,” kata Gubernur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (9/4/2020).

Selain itu, ada tambahan 11 pasien positif corona yang sudah sembuh. Kini, total pasien yang sembuh mencapai 57 orang atau tingkat kesembuhannya setara 25,56%.

Sebanyak 11 pasien yang sembuh ini rinciannya 2 pasien dari Sidoarjo, 1 dari Kediri, 1 dari Jember, 1 dari kota Kediri, tambahan 2 pasien sembuh dari Surabaya, dan 4 pasien sembuh dari Situbondo.

Khofifah pun mengingatkan seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap tinggal di rumah

“Kita semua punya tugas yang sama untuk mengajak masyarakat tetap tinggal di rumah. Hanya keluar untuk kepentingan yang penting sekali, urgent, logistik, kesehatan apakah berkaitan dengan perekonomian dan perdagangan,” imbuh Khofifah.

Sedangkan untuk pasien yang meninggal, Khofifah menyebut tidak ada penambahan. Datanya pun sama seperti kemarin yakni ada 17 pasien yang meninggal atau setara dari 7,62%. Dari data di atas, total pasien COVID-19 yang masih menjalani perawatan ada 149 pasien.

Khofifah juga mengingatkan masyarakat senantiasa menggunakan masker.

“Pastikan bahwa ketika keluar rumah, menggunakan masker. Dan pastikan bahwa masker yang digunakan yang dari kain yang bisa dicuci dan bisa dipakai kembali,” ungkapnya.

Sementara itu untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Jatim kini menjadi 1.260 pasien. Sementara untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya njadi 13.006 orang.

(hil/iwd)

 

 

 

Sumber: news.detik.com/jawatimur