Pemprov Jatim Cabut Surat Ke Pengelola Masjid Nasional Al Akbar Tentang Takbir dan Sholat Idul Fitri

0
207

Surabaya,(GerakJatim.com) — Sekda Jawa Timur Heru Tjahjono mencabut surat nomor 451/7809/012/2020 tertanggal 14 Mei 2020 yang ditujukan kepada pengelola masjid nasional Al Akbar Surabaya.

“Kami nyatakan surat itu telah ditinjau kembali dan tidak berlaku,” tegas Sekdaprov Heru Tjahjono kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (18/5/2020) petang.

“Siang tadi kami melakukan rapat bersama pimpinan masjid Al Akbar. Hasil rapat tadi, kami mencabut surat tsb,” ujarnya.

Peserta rapat adalah Kepala Biro Kessos, Kepala Biro Hukum, Imam Besar Masjid Al-Akbar Surabaya Prof Dr KH M Ridwan Nasir, Ketua Badan Pengelola Masjid Al-Akbar Dr KH Soedjak, Bidang Tarbiyah Dr Hasan Ubaidillah, Dr M Koderi, KH Muhibbin Zuhri, dan Humas Helmy.

Dengan dicabutnya surat itu, maka dibolehkannya pelaksanaan kegiatan Takbir dan Sholat Idul Fitri di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya menjadi batal.

Diantara pertimbangan keputusan ini, yakni masih belum turunnya angka penularan Covid-19 di Surabaya, menghindari pro kontra di tengah masyarakat, serta bias dalam implementasinya.

Pencabutan surat Sekda Jatim ini dituangkan melalui surat bernomor
451/8127/012/2020 tertanggal 18 Mei 2020 tentang peninjauan kembali surat tentang himbauan kaifiat takbir dan sholat Idul Fitri di masjid Al Akbar Surabaya.(Red)